Indonesia Cukur Timor Leste 7-0 di Asian Games  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Tim Nasional Indonesia U-23, Bayu Gatra berusaha melewati penjaga gawang Timnas U-23 Papua Nugini dalam Pertandingan MNC Cup di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (22/11). TEMPO/Seto Wardhana

    Pemain Tim Nasional Indonesia U-23, Bayu Gatra berusaha melewati penjaga gawang Timnas U-23 Papua Nugini dalam Pertandingan MNC Cup di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (22/11). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.COJakarta - Tim nasional sepak bola Indonesia usia di bawah 23 tahun (U-23) mengawali kiprahnya dalam Asian Games 2014 dengan gemilang. Dalam laga perdana menghadapi Timor Leste di Goyang Stadium, Goyang, Korea Selatan, Garuda Muda pesta gol tanpa balas dengan hasil akhir 7-0. Pada laga kedua penyisihan grup E tiga hari mendatang, tim asuhan Aji Santoso ini akan menghadapi Maladewa. 

    Dalam pertandingan yang disiarkan langsung di RCTI itu, tim Merah Putih langsung berusaha mendobrak lini pertahanan Timor Leste sejak awal pertandingan. Usaha pemain tim nasional U-23 tidaklah sia-sia. Pada menit kelima, Ferdinand Sinaga berhasil mencetak gol pertama untuk Indonesia. Gol tercipta berkat umpan mendatar yang dilepaskan Bayu Gatra dari sisi kanan pertahanan Timor Leste. Umpan tersebut langsung disambar oleh Ferdinand yang berdiri bebas di depan gawang, sehingga Indonesia unggul 1-0.

    Selang empat menit kemudian, Ferdinand kembali sukses mencetak gol kedua. Pemain kelahiran Bengkulu, 25 tahun, itu sukses mengecoh bek Timor Leste sebelum akhirnya melesakkan tendangan keras ke gawang Ramos Maxanches. Pada menit ke-36, Ferdinand kembali memaksa kiper Timor Leste itu memungut bola setelah sepakan keras menggunakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti. 

    Pada babak pertama, pemain Timor Leste sempat menciptakan peluang gol melalui tendangan spekulasi di menit ke-12. Namun tendangan itu melambung tinggi di atas gawang Indonesia yang dikawal Andritany. Pada menit ke-25, Timor Leste mencoba memasukkan Silva Araujo menggantikan Olegario Pereira untuk menambah kekuatan di lini depan. Akan tetapi, upaya yang dilakukan pelatih Norio Tsukitate tidak membuahkan hasil positif. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 3-0 untuk keunggulan Indonesia.

    Memasuki babak kedua, Bayu Gatra dan kawan-kawan tetap bermain menekan. Pemain gelandang Syakir Sulaiman membuka satu peluang menambah gol. Berikutnya giliran Ferdinand membuka peluang gol pada menit ke-53 melalui umpan terobosan dari kapten tim Dedi Kusnandar. Akan tetapi, kiper tim berjulukan Matahari Terbit itu berhasil memotong bola. Berselang empat menit, Alfin Tuasalamony sempat mengancam gawang Timor Leste melalui sundulan kepalanya, tetapi arah bola masih di atas mistar gawang Ramos.

    Gol tambahan tercipta dari tendangan penalti pada menit ke-76. Alfin Tuasalamony sukses menjalankan perannya sebagai eksekutor di titik 12 pas. Hadiah tendangan penalti diberikan oleh wasit karena pemain Timor Leste Felipe Oliveira menyentuh bola yang ditendang Ramdani Lestaluhu di kotak terlarang. Kedudukan pun berubah menjadi 4-0.

    Novri Setiawan yang masuk menggantikan Ramdani menambah keunggulan untuk Garuda Muda menjadi 5-0 pada menit ke-81. Novri berhasil menjebol gawang Timor Leste setelah mengecoh kiper Ramos yang berusaha menghentikannya. Selang tiga menit kemudian, Ferdinand kembali mencetak gol keempatnya sehingga skor menjadi 6-0. Menjelang babak kedua berakhir, pada menit ke-86, Fandi Eko Utomo yang masuk menggantikan Syakir pada babak kedua sukses menyarangkan bola ke gawang Timor Leste sehingga kedudukan menjadi 7-0.

    RINA WIDIASTUTI


    Baca juga:

    SBY: Partai Demokrat Bukan Koalisi Merah Putih  
    Menelisik Pengurusan Pelat Nomor Cantik Mobil Mewah  
    Ratusan Warga Prancis Berjihad untuk ISIS  
    Tim Gunung Padang Temukan Artefak Berteknologi Tinggi
    Jejak 4 WNA Turkistan di Poso Terlacak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.