Ronaldo, Penyesalan Terbesar Arsene Wenger  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Arsenal Arsene Wenger memimpin jalannya sesi latihan di London Colney, St Albans, Inggris. Arsene Wenger dan anak asuhannya berharap kemenangan karena hanya piala FA satu-satunya gelar yang masih berpeluang sekaligus ingin mengakhiri puasa gelar 9 tahun. (Stuart MacFarlane/Getty Images)

    Manajer Arsenal Arsene Wenger memimpin jalannya sesi latihan di London Colney, St Albans, Inggris. Arsene Wenger dan anak asuhannya berharap kemenangan karena hanya piala FA satu-satunya gelar yang masih berpeluang sekaligus ingin mengakhiri puasa gelar 9 tahun. (Stuart MacFarlane/Getty Images)

    TEMPO.CO, London - Sebelum menjadi pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo ternyata nyaris berlabuh di Arsenal. Hal ini diungkapkan langsung pelatih Arsenal, Arsene Wenger.

    "Saya sudah hampir membawa Ronaldo, tapi Manchester United yang mendapatkannya. Ini menjadi penyesalan terbesar saya," kata Wenger, seperti dikutip dari Sky Sports, Jumat, 19 September 2014.

    Ronaldo dibeli Manchester United dari FC Porto pada 2003 dengan harga 12,3 juta poundsterling. Saat itu usianya baru menginjak 18 tahun. (Baca: Frustasi di Madrid, MU Siap Boyong Ronaldo)

    Di United, dia mencetak 119 gol dan membawa United meraih tiga kali gelar Liga Premier. Ia juga sukses mengantar United meraih gelar Liga Champions pada musim 2007/2008.

    Prestasi Ronaldo ini membuat Arsene Wenger semakin menyesali kegagalannya mendatangkan pemain asal Portugal itu. "Rasa sakitnya masih terasa sampai hari ini," katanya.

    SKY SPORTS | DWI AGUSTIAR

    Baca Juga:
    Fans Chelsea Tak Akan Mencemooh Frank Lampard
    Mourinho Bantah Bujuk Ronaldo ke Chelsea
    Evan Dimas: Pemain Indonesia Punya Semangat
    Timnas Indonesia Turun Peringkat ke-156


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.