Lawan Kamboja, Riedl Lakukan Rotasi Pemain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Timnas Senior Indonesia, Firman Utina (tengah) mencoba melewati sejumlah pesepakbola Nepal saat berlangsung laga pertandingan persahabatan di stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, 25 Juni 2014. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pesepakbola Timnas Senior Indonesia, Firman Utina (tengah) mencoba melewati sejumlah pesepakbola Nepal saat berlangsung laga pertandingan persahabatan di stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, 25 Juni 2014. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional senior Indonesia akan kembali melakoni laga uji coba menghadapi tim Kamboja di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, pada Kamis, 25 September 2014. Pertandingan ini merupakan bagian dari persiapan menuju kejuaraan AFF Cup 2014 di Vietnam yang akan berlangsung, November.

    Pelatih Alfred Riedl kemungkinan besar akan melakukan rotasi pemain pada laga tersebut. Sebab, beberapa pemain seperti M. Roby, Hariono, Zulkifly Syukur, dan Dedi Hartono belum pulih dari cedera. Selain itu, beberapa pemain juga tengah melakukan persiapan bersama klubnya masing-masing menjelang pertandingan babak delapan besar Liga Super Indonesia awal Oktober 2014. Selain itu, beberapa pemain Persipura juga masih ada yang bertanding di Champions Asia.

    "Kita tidak menganggap remeh Kamboja, tapi kita tetap harus merotasi pemain agar tahu mana yang qualified," kata asisten pelatih tim nasional Indonesia, Widodo Cahyo Putro, seperti dikutip dalam pers rilis media PSSI, Rabu, 24 September 2014.

    Rotasi pemain yang dilakukan tidak mengubah formasi permainan yang selama ini digunakan yaitu 4-2-3-1. Selama ini dalam latihan, formasi itu juga yang dimainkan. Meski laga persahabatan, menurut Widodo, tim Garuda tidak akan membiarkan pemain Kamboja bisa mengembangkan permainannya. Tim pelatih juga menginstruksikan pemainnya untuk bisa mendominasi penguasaan bola.

    "Yang diwaspadai dari Kamboja adalah counter attack-nya dan penyerangan yang sporadis," kata Widodo. Apabila tim Kamboja nanti menerapkan strategi parkir bus, Widodo mengatakan, timnya akan berusaha menjebol gawang Kamboja dengan melakukan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, throw pass, dan satu-dua. "Kita ingin menang," tegas mantan pemain tim nasional itu.

    Asisten pelatih Kamboja, Meas Channa, menilai tim Indonesia adalah tim yang kuat. Ia mencontohkan Indonesia menang lawan Malaysia 2-1 pada laga persahabatan, sementara tim Malaysia yang sama baru saja mengalahkan timnya 4-1. Untuk bisa meredam permainan tim Indonesia, timnya akan bermain lebih banyak bertahan dan sedikit melakukan serangan.

    Sejak tiga hari terakhir, Meas mengatakan timnya fokus pada latihan memperkuat pertahanan. Akan tetapi, ia menolak menjelaskan soal taktik yang akan diterapkan timnya secara mendetail. "Itu rahasia," ujarnya. Timnya akan melakukan serangan balik jika ada kesempatan.

    Pada laga kali ini, pelatih tim nasional Kamboja membawa semua pemainnya. Dengan skuad terbaik, ia berharap timnya akan memberikan permainan yang terbaik.

    Kapten tim Kamboja, Kouch So Kumpheak, mengatakan bangga bisa bermain di Indonesia. "Ini pertandingan bagus untuk kami dan ini persiapan yang bagus untuk Piala AFF nanti," ujarnya. Laga uji coba melawan Indonesia ini akan menjadi uji coba pertama yang akan dijalani tim Kamboja, selanjutnya mereka akan melawan tim Taiwan pada 6 Oktober 2014.

    RINA WIDIASTUTI

    Berita lain
    Suarez Dipastikan Tampil Melawan Evan Dimas Cs
    Cetak Quatrick, CR7 Berterima Kasih ke Rekan Setim
    Ronaldo Trengginas, Madrid Gilas Elche


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.