Bekuk Villa, Chelsea Tetap Tak Terkalahkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea Diego Costa merayakan gol pertamanya bersama John Terry dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Swansea City di Stamford Bridge, London, 13 September 2014.  AP/Tim Ireland

    Pemain Chelsea Diego Costa merayakan gol pertamanya bersama John Terry dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Swansea City di Stamford Bridge, London, 13 September 2014. AP/Tim Ireland

    TEMPO.CO, Jakarta - Chelsea berhasil melanjutkan rekor tak terkalahkan di Liga Primer Inggris musim ini saat menghadapi Aston Villa di Stadion Stamford Bridge, Sabtu, 27 September 2014. The Blues menaklukkan Villa dengan skor telak 3-0.

    Belum genap 10 menit, Chelsea berhasil mengoyak jala Aston Villa. Bola sepakan Willian dari sudut sempit berhasil diamankan Brad Guzan pada menit ketujuh. Namun Willian langsung mengirim umpan matang kepada Oscar. Oscar melepaskan tendangan kaki kanan ke arah pojok kiri bawah gawang.

    The Blues memperlebar keunggulan pada menit ke-59. Diego Costa memaksimalkan umpan silang Cesar Azpilicueta dengan tandukan ke tengah atas gawang. Itu adalah gol kedelapan Costa di Liga Inggris musim ini.

    Willian mencetak gol ketiga The Blues pada menit ke-17. Pemain berambut kribo itu memaksimalkan bola muntah hasil tendangan Costa di mulut gawang Villa.

    Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Dengan kemenangan ini, Chelsea tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan perolehan 16 poin dari enam pertandingan.

    Susunan Pemain:
    Chelsea:
    Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Matic, Fabregas; Willian, Oscar (Mikel 77’), Hazard (Schurrle 68’); Diego Costa (Remy 81’).

    Aston Villa:
    Guzan; Hutton, Senderos, Baker, Cissokho; Cleverley, Westwood, Delph, Weimann (N’Zogbia 69’), Richardson (Bent 69’); Agbonlahor.

    ANTONIUS WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.