Keangkeran St. Jakob-Park Bikin Liverpool Waspada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brendan Rodgers. REUTERS/Darren Staples

    Brendan Rodgers. REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.CO, Basel - Liverpool akan menyambangi markas Basel, St. Jakob-Park, dalam lanjutan Liga Champions pada Kamis dinihari, 2 Oktober 2014. Pelatih Brendan Rodgers meminta timnya waspada saat berlaga di stadion terbesar di Swiss itu karena tempat itu kerap jadi kuburan tim asal Inggris.

    "Mereka sudah memenangi delapan dari sebelas gelar liga terakhir di Swiss. Jadi, mereka tim yang sangat layak mewakili sepak bola Swiss," kata Rodgers.

    Liverpool sendiri berhasil menang 2-1 atas Ludogorets (Bulgaria) di laga pertamanya di Grup B. Sedangkan Basel baru saja dihajar Real Madrid 5-1 di laga pertamanya. Namun, di musim-musim sebelumnya, saat bermain di kandang, tim asuhan  Paulo Sousa itu mampu membuat tiga klub Inggris, yakni Chelsea, Manchester United, dan Tottenham Hotspur pulang dengan tangan hampa.

    Rodgers menilai klub Swiss saat ini sudah mampu membuktikan diri sebagai tim yang tak boleh diremehkan. "Coba lihat para pemain muda yang muncul dari sistem di klub-klub Swiss. Mereka diberkahi teknik luar biasa. Klub Swiss sudah melakukan hal luar biasa dalam beberapa tahun terakhir di level usia muda," kata dia. "Ini adalah negara yang menghasilkan para pemain muda berbakat."

    Ia menilai Basel sudah membuktikan tak pernah rendah diri saat melawan tim besar. "Saya melihat penampilan mereka musim lalu dan mereka sangat tidak beruntung karena tidak lolos ke fase selanjutnya," kata dia. "Mereka punya sederet pemain bagus. Musim lalu mereka sudah membuktikannya saat melawan Chelsea kandang dan tandang, di mana mereka menang. Jadi, kami tahu laga ini akan sangat sulit." (Berita Lain: Borini Siap Bersaing di Liverpool)

    SOCCERWAY | AP | NURDIN

    Berita Lain
    Hasil Pertandingan Liga Champions Rabu Dinihari
    Ditahan Roma, Inilah 2 Kelemahan City
    Wenger Tepat 18 Tahun di Arsenal, Apa Harapannya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.