Puisi Rooney untuk Timnas Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker timnas Inggris, Wayne Rooney melakukan tendangan pojok saat melawan timnas Swiss dalam laga kualifikasi Grup E Piala Eropa 2016 di St. Jakob-Park stadium, di Basel, Swiss, 8 September 2014. (AP Photo)

    Striker timnas Inggris, Wayne Rooney melakukan tendangan pojok saat melawan timnas Swiss dalam laga kualifikasi Grup E Piala Eropa 2016 di St. Jakob-Park stadium, di Basel, Swiss, 8 September 2014. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wayne Rooney akan menjalani pertandingan ke-100 bersama Inggris saat melawan Slovenia pada minggu depan. Pemain 29 tahun itu sekaligus membuktikan kecintaan dan komitmennya buat The Three Lions yang sudah ia tunjukkan sejak bermain di Timnas U-17.

    Komitmen Rooney untuk timnas Inggris diungkapkan Dick Bate, Kepala Akademi Cardiff City yang pernah melatih timnas U-17. Pada 29 April 2002, Rooney mencetak gol perdananya untuk Inggris saat melawan Belanda di Gladsaxe Stadion, Soborg. (baca: Rooney Jagokan Ronaldo Raih Ballon d'Or)

    Seusai laga itu, di ruang ganti, Rooney melakukan aksi yang tak terduga. Ia meminta izin pada Bate untuk membaca puisi berjudul When Saturday Comes yang berkisah tentang kecintaannya pada timnas Inggris.

    Di hadapan 30 orang, Rooney bersama James Biggins lantas beraksi membacakan puisi itu.

    "Saya pikir semua orang terpesona," kata Bate mengenang kejadian itu. "Ia adalah pemain muda yang mengekspresikan kecintaannya buat Inggris dalam cara terbaik yang ia ketahui."

    Bate mengaku kejadian itu tak pernah lekang dari pikirannya. "Saya tak pernah melihat pemain lain melakukan hal itu sebelumnya. Saya tak akan melupakannya," kata dia. (Baca: MU Dikalahkan City, Rooney Melihat Titik Terang)

    DAILY MAIL | MIRROR | NURDIN


    Berita Lain
    Samai Rekor Raul, Messi Teringat Manchester United
    Jelang Final LSI, Dua Pemain Persipura Sakit
    Dejan Antonic Ramalkan Persib Juara ISL
    Persipura Harapkan Dukungan Fan Sriwijaya FC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.