Suarez: Gigitan Saya Tidak seperti Mike Tyson  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reaksi Luis Suarez usai menerima penghargaan Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak di liga  Eropa musim lalu di Barcelona, Spanyol, 15 Oktober 2014. Ia berbagi gelar bersama pesepak bola Real Madrid Cristiano Ronaldo dengan total 31 gol. REUTERS/Albert Gea

    Reaksi Luis Suarez usai menerima penghargaan Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak di liga Eropa musim lalu di Barcelona, Spanyol, 15 Oktober 2014. Ia berbagi gelar bersama pesepak bola Real Madrid Cristiano Ronaldo dengan total 31 gol. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Barcelona - Penyerang Barcelona, Luis Suarez, mengeluh diperlakukan seperti pelaku kriminal hanya karena suka menggigit lawan tandingnya. "Mereka memperlakukan saya seperti seorang pelaku kriminal. Tapi itu memang kesalahan saya," kata Suarez seperti dikutip dari Marca, Kamis, 13 November 2014.

    Suarez dihukum empat bulan tak boleh bermain oleh FIFA setelah menggigit bahu pemain Italia, Giorgio Chiellini, pada Piala Dunia 2014. (Baca: Ini Penyebab Suarez Dicoret dari Ballon d'Or) 

    Itu adalah gigitan ketiganya dalam lima tahun terakhir. Namun, menurut Suarez, gigitannya tidak berbahaya. Ia membandingkannya dengan gigitan Mike Tyson. "Tidak ada satu pun gigitan saya yang seperti Mike Tyson ke telinga Evander Holyfield, tapi tidak ada yang peduli tentang hal itu," kata Suarez.

    Mike Tyson adalah bekas petinju kelas berat dunia. Ia menggigit telinga Evander Holyfield saat keduanya bertarung di atas ring pada 1997. (Baca: Di Buku Baru, Suarez Tangkis Tudingan Rasis)

    MARCA | DWI AGUSTIAR

    Baca Juga:
    Masa Depan Michael Carrick di MU Belum Jelas
    Neymar Bawa Brasil Bekuk Turki
    Berkat Messi, Argentina Tekuk Kroasia 2-1
    Main di Kandang, Belanda Justru Ditekuk Meksiko

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara