Betah di Sporting, Luis Nani Enggan Balik ke MU  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua pemain Argentina, Martin Demichelis (kanan) dan Lucas Biglia berebut bola dengan pemain Portugal, Nani dalam pertandingan persahabatan di Manchester, Inggris, 19 November 2014. AP/Jon Super

    Dua pemain Argentina, Martin Demichelis (kanan) dan Lucas Biglia berebut bola dengan pemain Portugal, Nani dalam pertandingan persahabatan di Manchester, Inggris, 19 November 2014. AP/Jon Super

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain sayap Manchester United yang kini dipinjamkan ke Sporting Lisbon, Luis Nani, berharap dirinya tak kembali ke Manchester United lagi.

    "Saya telah tujuh tahun membela Manchester United, dan saya pikir kini saatnya untuk memutuskan," katanya seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis, 20 November 2014.

    Nani dipinjamkan Manchester United ke Sporting Lisbon pada bursa transfer musim panas ini. Pemain sayap tersebut dianggap tak produktif. (Baca: Nani Dipinjamkan ke Sporting, MU dapat Rojo)

    Musim lalu, di bawah pelatih David Moyes, Nani juga jarang dimainkan. Saat itu, pemain asal Portugal ini hanya bermain sebanyak 13 kali selama satu musim.

    "Di Sporting Lisbon, saya bisa bermain dan menikmati sepak bola lagi, satu hal yang tidak bisa saya dapatkan di Manchester United," kata Nani.

    Nani mengatakan sangat penting baginya untuk terus bermain karena ia sangat mencintai sepak bola. "Dengan bermain, saya lebih percaya diri," katanya.

    Karena itu, ia tak berharap bisa kembali ke Manchester United. "Saya melihat peluang saya kembali ke sana sangat kecil. Sebab, saya telah begitu dikecewakan," katanya.

    DAILY MAIL | DWI AGUSTIAR

    Berita Lain
    Timnas di Piala AFF 2014, Bagaimana Peluangnya?
    Kata Firman Utina Soal Beda Timnas 2010 dengan 2014
    Van Gaal: Messi dan Ronaldo Tak Layak Ballon d'Or 
    Timnas Latihan di Hanoi, Apa Fokus Riedl ?  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.