Semen Padang Kontrak Herman Dzumafo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Herman Dzumafo. TEMPO/Prima Mulia

    Herman Dzumafo. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Padang - Klub Liga Super Indonesia, Semen Padang, akhirnya merekrut mantan pemain Mitra Kukar, Herman Dzumafo, sebagai pengganti Djibril Caulibaly yang batal bermain karena dibekap cedera. Pemain asal Kamerun ini bermain untuk tim Kabau Sirah pada musim depan. "Dzumafo udah bergabung bersama kami," ujar Direktur Teknik Semen Padang Asdian, Rabu, 17 Desember 2014.

    Asdian mengatakan mantan pemain Persib Bandung berusia 34 tahun itu sudah menandatangani prakontrak bersama Semen Padang selama setahun. Ia akan menjadi ujung tombak serangan menggantikan striker Djibril Caulibaly yang memutus prakontraknya karena kembali mengalami cedera.

    Dzumafo menggenapi jumlah maksimal jatah pemain asing di setiap klub ISL musim depan. Keputusan mendatangkan Dzumafo, Asdian menjelaskan, diambil setelah pihak manajemen menggelar musyawarah bersama tim pelatih. "Kami juga meminta masukan dari pemain dan suporter. Mereka sepakat," ujarnya.

    Menurut Asdian, Dzumafo dipilih karena insting golnya bagus. Pada saat membela Mitra Kukar pada ISL 2014, ia berhasil mencetak 13 gol dari 12 laga. Dzumafo, kata dia, bangga bisa bergabung dengan para pemain Semen Padang yang 80 persen masih bertahan.

    Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra, memiliki penilaian sendiri terhadap Dzumafo. Menurut dia, pemain Kamerun itu kukuh di depan, sehingga menyulitkan pemain belakang lawan yang hendak menghentikan gerakannya. Ia berharap pemain asing ketiga yang direkrut klub itu bisa cepat beradaptasi agar bisa segera menyatu dengan tim. Sebelumnya, Semen Padang telah mengontrak dua pemain asing.

    ANDRI EL FARUQI

    Berita lain
    POM ASEAN, Indonesia Ketemu Thailand di Final
    Kobe Bryant Patahkan Rekor Poin Michael Jordan
    Michael Schumacher Terancam Bangkrut?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.