Ribut Soal Penalti, Mourinho Minta Maaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Chelsea, Jose Mourinho, di pertandingan Barclays Premier League antara Newcastle United dan Chelsea di St James 'Park, Newcastle upon Tyne, Inggris, 6 Desember 2014. Stu Forster/Getty Images

    Manajer Chelsea, Jose Mourinho, di pertandingan Barclays Premier League antara Newcastle United dan Chelsea di St James 'Park, Newcastle upon Tyne, Inggris, 6 Desember 2014. Stu Forster/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Chelsea melaju ke babak keempat Piala FA setelah mengalahkan tim Divisi Dua, Watford, 3-0, Senin dinihari, 5 Januari 2014. Tiga gol Chelsea dicetak oleh Willian, Loic Remy, dan Kurt Zouma. Dalam pertandingan itu, Manajer Chelsea Jose Mourinho sempat meradang ketika wasit tidak memberi penalti ketika bola membentur tangan pemain Watford.

    Dalam sesi wawancara seusai pertandingan, Mourinho akhirnya menyampaikan permintaan maaf karena mengkritik keputusan wasit Kevin Friend lantaran tidak memberi hadiah penalti yang menurut Mourinho sangat berharga itu. Dalam pertandingan, Friend tidak meniup peluit untuk penalti saat bola tendangan Diego Costa membentur tangan pemain Watford, Craig Cathcart. Bola mental yang kemudian disepak Remy tersebut masuk ke gawang Watford, dan Chelsea akhirnya unggul dua gol.

    Mourinho menyayangkan hilangnya peluang penalti ketiga Chelsea dalam tiga laga beruntun. Mourinho yakin bahwa pelanggaran Cahthart itu seharusnya berbuah penalti. "Itu penalti yang sah. Kami beruntung akhirnya Remy berhasil mencetak skor. Itu seharusnya menjadi penalti ketiga dalam tiga pertandingan: Southampton, Tottenham, dan Watford," kata Mourinho. (Baca: Mourinho: Ada Kampanye untuk Jegal Chelsea)

    Namun Mourinho melunak setelah berbicara dengan Friend seusai pertandingan. Di hadapan awak media, Mourinho menyatakan permohonan maaf. "Aku sudah berbicara dengan wasit dan aku ingin minta maaf atas kata-kataku di televisi. Dia sudah melakukan tugasnya sebagai wasit dengan luar biasa," kata manajer asal Portugal itu.

    Kepada Mourinho, Friend mengaku melihat pelanggaran yang layak dihadiahi penalti itu. Friend awalnya hendak memberikan penalti, tapi dia melihat bola meluncur ke arah Remy. Wasit itu memutuskan untuk menunggu beberapa detik. "Dia bilang padaku, jika saja Remy gagal mengontrol bola atau bola itu ke luar lapangan, dia akan memberi kami penalti. Jadi itu adalah keputusan yang tepat," kata Mourinho. "Aku protes waktu itu tapi Kevin ternyata membuat keputusan bagus."

    Mourinho mengatakan pertandingan itu membuatnya pusing. Tak seperti rencana awal, Mourinho terpaksa memasukkan Costa dan Willian pada babak kedua karena Watford membuat Chelsea kesulitan. Pada babak pertama, Chelsea tak sanggup menjebol gawang Watford. "Aku khawatir. Kami menguasai pertandingan itu tapi tak mampu mencetak gol. Dalam pertandingan seperti ini, ketika tim tak mampu mencetak gol, risiko semakin besar," katanya. (Baca juga: Chelsea Keok, Begini Dalih Mourinho)

    GABRIEL WAHYU TITIYOGA | MIRROR 

    Terpopuler:
    Hasil Pertandingan Sepak Bola Senin Dinihari 
    Persib Cuma Bawa 2 Pemain Asing di Liga Champions
    Kongres PSSI, KOI: Kita Lelah dengan Persoalan 
    Susunan Pemain Man City Vs Sheffield di Piala FA
    Alan Pardew Debut, Palace Menang di Piala FA
    Disaksikan Ferguson, MU ke Babak Keempat Piala FA

    Berita lain:
    Tampil di Padang, Andik Vermansyah Bidik Timnas
    Omongan Rodgers Ini Bikin Gerrard Putuskan Pergi
    Pilih Ketua, April PSSI Gelar Kongres Luar Biasa
    Tinggalkan Liverpool, Ini Penyesalan Utama Gerrard


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.