Messi dan Sumpah Bertahan di Barcelona  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi usai mencetak gol ketiga dalam pertandingan La Liga Spanyol, antara Barcelona dan Espanyol di Barcelona, Spanyol, 8 Desember 2014. Barcelona menang 5-1. AP/Manu Fernandez

    Lionel Messi usai mencetak gol ketiga dalam pertandingan La Liga Spanyol, antara Barcelona dan Espanyol di Barcelona, Spanyol, 8 Desember 2014. Barcelona menang 5-1. AP/Manu Fernandez

    TEMPO.CO, Jakarta -  Isu Lionel Messi hengkang dari Barcelona terus merebak. Pemain 27 tahun itu diduga tengah bermasalah dengan pelatih dan para petinggi Barcelona. Chelsea kabarnya sudah mengajukan tawaran fantastis 200 juta pound untuk membeli Messi.

    Satu-satunya hal yang mencegah Messi pergi adalah sumpahnya untuk bertahan di Barcelona. Henk Ten Cate, mantan asisten pelatih Barcelona, menyatakan Messi sebenarnya sudah tak nyaman di Camp Nou. Pelatih asal Belanda itu mengatakan pindah klub adalah pilihan terbaik Messi saat ini. (Baca: Aksi Messi Ini Munculkan Isu Kepindahan ke Chelsea)

    Namun, kata Ten Cate, Messi tidak pergi karena janjinya kepada Tito Vilanova, mantan Manajer Barcelona. Vilanova menangani Barcelona pada musim 2012/2013 menggantikan Pep Guardiola dan berhasil meraih gelar La Liga pertamanya. Vilanova meninggal pada April 2014 akibat kanker.

    Kepada De Telegraaf, Ten Cate mengatakan masalah yang terjadi saat ini berawal dari peristiwa dua tahun lalu. "Messi tetap bertahan di Barcelona karena dia sudah berjanji kepada Tito Vilanova yang tengah sakit," kata Ten Cate, yang pernah menjadi asisten Frank Rijkaard pada musim 2005/2006.

    Menurut Ten Cate, transfer adalah pilihan terbaik bagi semua pihak. Messi, kata Ten Cate, sudah cukup lama di Barcelona dan dia membutuhkan tantangan baru. "Dia masih berharga tinggi sekarang, tapi nilainya akan terus menurun mulai sekarang," katanya. (Klub Mana yang Sanggup Beli Messi?)

    Ten Cate mengaku terus mendukung Messi karena menunjukkan penampilan gemilang selama sepuluh tahun di tim senior Barcelona. "Tapi aku tak yakin dia bisa kembali mendapatkan permainan terbaiknya," ujarnya. (Baca: Barcelona Diterpa Krisis, Ini Tiga Indikasinya)

    EXPRESS | GABRIEL WAHYU TITIYOGA



    Terpopuler:
    Torres Puas Menang di Laga Perdana 
    MU Rekrut Victor Valdes, Bagaimana Nasib De Gea? 
    Kobe Bryant Sambut Steven Gerrard di LA Galaxy 
    Tottenham-Arsenal Larang Penonton Bawa Tongsis
    Semen Padang Kalahkan Pusamania Borneo
    Gerrard: LA Galaxy Mengejar Saya dengan Agresif
    Liverpool Butuh Satu dari Duo Argentina Pengganti Gerrard


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.