Lawan Arema di Final SCM, Sriwijaya Ingin Enjoy  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwijaya FC Titus Bonai (kiri) mengejar bola yang berhasil ditepis Kiper Persela Lamongan Choirul Huda (kanan) pada semi final Sriwijaya Media Cup di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumsel, 25 Januari 2015. ANTARA FOTO

    Pemain Sriwijaya FC Titus Bonai (kiri) mengejar bola yang berhasil ditepis Kiper Persela Lamongan Choirul Huda (kanan) pada semi final Sriwijaya Media Cup di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sumsel, 25 Januari 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Sriwijaya FC tidak berani sesumbar jelang laga final Piala Surya Citra Media (SCM) yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Selasa malam, 27 Januari 2015. Pada laga puncak ini, Sriwijaya ditantang oleh Arema Cronus, yang memiliki rekor baik saat kedua tim bertemu di arena Liga Super Indonesia. (Baca: Sriwijaya Melaju ke Final SCM Cup)

    Manajer Sriwijaya Robert Herri bahwa mengakui timnya memiliki riwayat yang tidak selalu positif saat menjajal kekuatan Cristian Gonzales dan kawan-kawan. Namun dia meyakini, musim ini, Sriwijaya tidak lagi layak diremehkan. "Arema lebih matang karena sebagian besarnya merupakan muka lama," ujar Robert, Senin, 26 Januari 2015.

    Menurut dia, struktur pemain di timnya saat ini berbeda dengan musim lalu. Saat ini Sriwijaya berisikan pemain dengan segudang prestasi dan talenta. Sebagai buktinya, Sriwijaya belum terkalahkan hingga semifinal Piala SCM. Meskipun dengan kelengkapan pemain nomor wahid, dia tetap meminta Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan tidak terlalu percaya diri. "Nikmati saja permainan sesuai dengan arahan pelatih, jangan di luar kontrol," ujar Robert.

    Sepanjang tahun lalu, Sriwijaya beberapa kali mengalami kekalahan saat bertemu dengan Arema. Kekalahan itu terjadi dalam dua laga LSI dan satu laga Inter Island Cup. Robert memastikan kejadian itu tidak akan terulang lagi jika timnya mau bekerja keras. "Kami banyak lakukan pembenahan, jadi ini pasti lebih baik."

    Asisten pelatih Hendri Susilo meminta anak asuhnya tidak terlalu memikirkan riwayat masa lalu Sriwijaya terlalu dalam. Hal yang penting bagi pemainnya adalah fokus dengan pertandingan yang bakal dilakoni besok. Ia memastikan laga kedua kesebelasan akan sangat menarik jika pemainnya disiplin. Sebab, kedua kesebelasan pernah bertemu ketika berlangsung Trofeo Persija Jakarta, awal bulan ini. Dari pertemuan itu, Hendri memastikan kedua kesebelasan semakin memahami kekuatan masing-masing lawan. "Kuncinya, enjoy dan disiplin, karena kami akan ketemu tim mapan," kata Hendri.

    PARLIZA HENDRAWAN

    Berita Lain
    Messi-Neymar, Duet Sakti Barcelona
    Orang Ini Tolak Jabat Tangan Mourinho
    Nil Maizar Kembali Latih Semen Padang
    Menang 3-2, Arsenal Lolos ke Babak Kelima Piala FA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.