Formasi MU 4-3-3, Van Gaal Jadikan Rooney Ujung Tombak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain MU, Wayne Rooney, melakukan pemanasan ditemani putranya, Kai (tengah), sebelum pertandingan Liga Primer Inggris melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford, 15 Maret 2015. Kai terpilih menjadi maskot pertandingan. Michael Regan/Getty Images

    Pemain MU, Wayne Rooney, melakukan pemanasan ditemani putranya, Kai (tengah), sebelum pertandingan Liga Primer Inggris melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford, 15 Maret 2015. Kai terpilih menjadi maskot pertandingan. Michael Regan/Getty Images

    TEMPO.CO, Seattle - Kapten Manchester United, Wayne Rooney, diprediksikan akan menjadi satu-satunya penyerang tengah utama alias ujung tombak dalam musim ini. Manajer Manchester United Louis van Gaal dikabarkan tidak lagi membutuhkan stok penyerang murni sampai empat orang seperti musim lalu.

    Dengan hanya Rooney yang berperan sebagai eksekutor lalu lintas umpan di mulut gawang lawan, Van Gaal tidak khawatir dengan minimnya produkvitas gol MU jika pemain tim nasional Inggris itu dijaga ketat oleh bek lawan. Vaan Gaal menginginkan rekan-rekan Rooney di lapangan bisa membobol gawang lawan dari semua sisi di lapangan.

    Van Gaal sudah melepas dua penyerang ke klub lain yakni Radamel Falcao yang dipinjam dari AS Monaco dan kini sudah dibeli Chelsea, juga Robin van Persie yang dilepas ke Fenerbahce.

    Manchester United masih memiliki dua penyerang lagi yaitu pemain muda James Wilson dan pemain asal Meksiko, Javier Hernandez, yang musim lalu dipinjamkan ke Real Madrid. Tapi, Wilson dan Hernandez belum banyak diberi kesempatan oleh Van Gaal untuk menjadi pemain starter.

    Van Gaal tidak khawatir dengan hanya mengandalkan Rooney sebagai ujung tombak serangan meski pemain ini hanya mencetak 12 gol dalam Liga Primer Inggris musim lalu.

    Bila Van Gaal berhasil mendapatkan pemain Bacelona, Pedro, ia akan menempatkan pemain Spanyol ini di posisi sayap dalam formasi 4-3-3. Di Barca dan tim Spanyol, Pedro memang biasa bermain sebagai penyerang sayap.

    Pedro akan melengkapi skuad lini depan yang kini diisi Rooney, Memphis Depay, Wilson, and Hernandez. Sedangkan Hernandez akan memiliki peluang membuktikan prestasinya ketika bergabung dengan rombongan MU dalam tur mereka di Amerika Serikat pada 25 Juli 2015. Sebelumnya, Hernandez mengambil cuti setelah membela Meksiko di Copa America.

    Untuk menjaga bila Rooney mengalami cedera, Van Gaal diperkirakan akan mencoba memindahkan posisi Depay dari sayap ke penyerang tengah. Depay menjadi pencetak gol terbanyak saat membawa PSV Eindhoven memenangi Eredivisie, divisi tertinggi di Liga Belanda, musim lalu.

    Depay mencuat ketika menjadi pemain sayap tim nasional Belanda dalam putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil. Ia ikut berperan dalam tim Oranye yang berada di bawah asuhan Van Gaal saat itu untuk merebut peringkat ketiga.

    Pada masa lalu, MU memiliki tradisi punya empat penyerang tengah. Pada masa Sir Alex Ferguson 1999 dan 2008 ada Dwight Yorke, Andy Cole, Teddy Sheringham, dan Ole Gunnar Solskjaer. Setelah itu, Rooney, Carlos Tevez, Cristiano Ronaldo, dan Louis Saha. Dua generasi itu menghasilkan dua trofi Liga Champions. Adapun musim lalu, Van Gaal punya Rooney, Van Persie, Falcao, dan Wilson. 

    “Kami masih punya Rooney, ia bisa bermain di posisi penyerang. Juga Chicharito (Hernandez) dan mungkin Wilson,” kata Van Gaal.

    Tentang Hernandez, yang dipinjam ke Real Madrid musim lalu, Van Gaal bilang: “Chicharito datang 25 Juli. Ia bisa membuktikan kapasitas dirinya lagi. Sekarang Falcao dan Van Persie sudah pergi, jadi ia punya peluang lebih baik.”

    Ketika mengalahkan Club America 1-0 di Seattle, Amerika Serikat, pekan lalu, Depay dipasang sebagai pemain nomor 10–nomor ini biasanya dipakai penyerang-di belakang Rooney. “Wayne banyak melatihku dan bicara denganku melalui pertandingan ini tentang bagaimana seharusnya bermain dan kapan bertahan,” kata pemain muda Belanda ini di situs manutd.com.

    GUARDIAN | BBC | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.