Menpora: Silahkan Rakyat Bikin Kompetisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Imam Nahrawi (kiri) berbincang atlet gulat asal Rumania yang akan dinaturalisasi Nastrunicu Roxana Andrea setelah rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 24 Juni 2015. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Menpora Imam Nahrawi (kiri) berbincang atlet gulat asal Rumania yang akan dinaturalisasi Nastrunicu Roxana Andrea setelah rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, 24 Juni 2015. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berharap ke depan tidak boleh ada monopoli penyelenggara kompetisi sepak bola di Tanah Air.

    "Silahkan lebih banyak masyarakat adakan kompetisi, turnamen. Bagi saya tidak ada soal, yang penting ke depan tidak boleh ada monopoli lagi," kata Imam Nahrawi di Lingkungan Istana Negara Jakarta, Jumat.

    Imam Nahrawi mengatakan pihaknya akan membuka seluas-luasnya, sehingga banyak masyarakat yang bisa mempersiapkan diri menjadi operator kompetisi sepak bola.

    "Siapa pun yang siapkan diri sebagai operator dan sponsor kami harus buka seluas-luasnya sehingga ada kompetisi yang kompetitif, bukan kompetisi yang diatur-atur," jelasnya.

    Menpora mengungkapkan di negara-negara maju telah memiliki banyak operator untuk melaksanakan sebuah kompetisi.

    Ketika ditanya jadwal Piala Kemerdekaan, Imam Nahrawi mengatakan tetap dilanjutkan dan Tim Transisi pada Jumat ini akan melakukan rapat.

    "Tim transisi hari ini mau rapat, saya belum dapat laporannya," tukasnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.