MU Dikabarkan Sepakat Jual Angel di Maria ke PSG

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain MU,  Angel di Maria. Clive Brunskill/Getty Images

    Pemain MU, Angel di Maria. Clive Brunskill/Getty Images

    TEMPO.CO, London - Surat kabar Prancis L'Equipe mengungkapkan Manchester United sepakat menjual pemain gelandang sayapnya, Angel Di Maria, seharga 44,5 juta poundsterling atau Rp 926,5 miliar ke klub kaya Prancis, Paris St Germain. MU membeli Di Maria dari Real Madrid musim kompetisi lalu seharga 59,7 juta poundsterling atau Rp 1,2 triliun.

    Jika laporan L’Equipe benar, maka MU merugi cukup besar. Namun sulit bagi MU mempertahankan Di Maria, 27 tahun, yang dikabarkan tidak bahagia di bawah kepemimpinan Louis van Gaal. Manajer MU dari Belanda ini Jumat lalu menyatakan Di Maria akan bergabung dengan MU pada tur pramusim kompetisi 2015-2016 ke Amerika Serikat. Namun ternyata pemain asal Argentina itu tidak ikut serta.

    Van Gaal hanya menyatakan Di Maria tidak ada di pesawat yang membawa MU ke AS. Ia mengaku tidak tahu apa sebabnya.

    Soal masa depan penjaga gawangnya asal Spanyol, David de Gea, yang dikabarkan akan pindah ke Real Madrid, Van Gaal menyatakan masih berharap ia akan bertahan di  MU. “Tentu saja saya berharap dia masih bertahan di MU, tetapi di dunia sepak bola (sekarang) ini kita tidak pernah tahu (apa yang akan terjadi),” kata Van Gaal. Manajer yang dikenal disiplin ini menilai De Gea tampil sangat baik dalam pertandingan persehabatan melawan Barcelona yang dimenangi MU 3-1 di Santa Clara, California, AS, Sabtu atau Minggu WIB, 26 Juli 2015.

    Ia juga menyinggung penampilan Wayne Rooney dan pemain depan barunya, Memphis Depay. “Saya pikir mereka mencoba tampil terbaik mengerahkan segala yang mereka miliki,” ujar Van Gaal.

    BBC | ESPN | AGUS BAHARUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.