Mengejutkan, Wolfsburg Menangi Piala Jerman Atas Muenchen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bayern Munchen, Bastian Schweinsteiger, Robert Lewandowski, dan  Philipp Lahm terlihat disingkiran Barcelona dalam semi final liga Champions di Munchen, Jerman, 13 Mei 2015. Munchen menang 3-2, namun kalah agregat 3-5. Reuters/Kai Pfaffenbach

    Pemain Bayern Munchen, Bastian Schweinsteiger, Robert Lewandowski, dan Philipp Lahm terlihat disingkiran Barcelona dalam semi final liga Champions di Munchen, Jerman, 13 Mei 2015. Munchen menang 3-2, namun kalah agregat 3-5. Reuters/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara Piala Jerman, Wolfsburg, membuat malu juara Bundesliga, Bayern Muenchen, setelah menang adu penalti sehingga untuk pertama kali menjuarai Piala Super Jerman di Volkswagen Arena, Minggu dinihari, lalu.

    Gol pada babak pertama Arjen Robben dari jarak dekat seakan sudah memastikan Bayern juara yang tengah memburu gelar Piala Super yang pertama sejak 2012 setelah berturut-turut dikalahkan Borussia Dortmund.

    Namun pemain pengganti Nicklas Bendtner--yang hanya mencetak satu gol dalam 18 pertandingan liga untuk Wolves musim lalu--menyamakan kedudukan pada menit 89 setelah menerima umpan silang mempesona dari pemain Belgia, Kevin De Bruyne.

    Karena tidak ada babak perpanjangan waktu, pertandingan langsung dilanjutkan dengan adu penalti dengan Xabi Alonso menjadi biang kekalahan 4-5 tim asuhan Pep Guardiola dalam adu penalti itu.

    Alonso--penembak penalti kedua Bayern--dihalau kiper Wolfsburg, Koen Casteels, dengan kedua kakinya, sedangkan tendangan Dieter Hecking dari Wolfsburg membuat semua dari lima penendang tim ini sukses masuk gawang.

    Mantan striker Arsenal, Bendtner, juga sukses pada tendangan penalti ini yang menandai penampilan menawannya untuk membawa Wolfsburg memastikan gelar juara pertama musim ini.

    Tim asuhan Pep Guardiola masuk gelanggang dengan menjadi favorit juara dari runner-up Bundesliga yang menghajar tim Bavaria itu 4-1 pada pertemuan terakhir mereka.

    Kedua tim mempersembahkan permainan kualitas tinggi pada periode awal pertandingan dengan umpan akurat dan gerakan yang mengalir.

    Wolfsburg--yang finis sepuluh poin di belakang Bayern musim lalu--hampir memimpin pada menit 32 ketika tendangan menyilang Ivan Perisic berhasil mengecoh barisan pertahanan Bayern tapi terbentur halauan kiper timnas Jerman, Manuel Neuer.

    Bayern mulai menunjukkan otoritasnya pada pertandingan ini dengan trademark-nya pada penguasaan bola dan hanya empat menit berselang mereka unggul lebih dulu pada babak kedua.

    Pemain Brasil yang impresif Douglas Costa--yang dibeli seharga 30 juta eruo dari Shakhtar Donetsk musim panas--melepaskan umpan yang mengecoh kiper Casteels untuk jatuh ke penyerang timnas Belanda, Robben, yang menembakkan bola ke arah atas bagian gawang.

    Ketika Bayern seakan bakal memenangkan laga ini, Wolfsburg menyamakan kedudukan satu menit menjelang menit tambahan.

    De Bruyne, yang mantan pemain Chelsea dan menciptakan 28 assist untuk Wolves musim lalu, mengumpan Bendtner yang mengirim bola di atas jangkauan Manuel Neuer sehingga kedudukan menjadi 1-1.

    Adu penalti dimenangkan Wolfsburg 5-4, sedangkan bagi Bayern ini ketiga kalinya kalah pada Piala Super yang menjadi satu-satunya piala yang belum pernah dimenangi Guardiola selama menjadi bos Allianz Arena.

    Kedua tim mengenakan pita hitam pada lengannya untuk mengenang anak legenda klub Bayern Muenchen Franz Beckenbauer, Stephan, yang meninggal dunia Sabtu pada usia 46 karena lama menderita sakit, demikian AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?