RUPS PT Liga Indonesia, Manajer Persib Usulkan Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Persib Umuh Muchtar. Tempo/Seto Wardhana

    Manajer Persib Umuh Muchtar. Tempo/Seto Wardhana

    TEMPO.CO , Bandung:Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku akan mengusulkan agar pertengkaran yang terjadi antara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga bisa segera luruh dengan cara saling melakukan introspeksi satu sama lain.

    Usulan itu, kata Umuh, akan dia sampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia yang akan berlangsung pada 12 Agustus 2015 mendatang. “Saya akan usulkan agar normal kembali, instrospeksi bagaimana, kalau ada kekurangan ya kita bantu perbaiki, yang bagus kita pelihara gitu aja,” kata Umuh kepada wartawan di mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Senin, 3 Agustus 2015.

    Menurut Umuh, kisruh yang berhasil meluluhlantahkan persepakbolaan Tanah Air akhir-akhir ini merupakan peringatan yang mesti disambut dengan berbenah sesegera mungkin agar persepakbolaan di Indonesia bisa lebih baik. “Kita anggap hikmah untuk semua,” kata dia.

    Umuh pun, menyesalkan dengan rencana yang diusung oleh kedua instansi baik PSSI ataupun tim Transisi yang sama-sama santer akan menggelar kompetisi. Namun, kata dia, kenyataannya hingga saat ini tidak ada satupun yang terealisasi.

    “Kalau masih wacana kan itu membingungkan, ada turnamen tapi diundur-undur terus, ini kan tidak jelas kan kita rapat tanggal 12. Kalau ada keputusan harus yang pasti dan mutlak jangan ragu-ragu agar masyarakat tidak bingung terutama untuk klub-klub juga tidak bingung,” ujarnya.

    Terkait rencana RUPS PT liga Indonesia nanti, Umuh mengaku tidak tahu apa yang akan menjadi fokus pembahasan. “Apa yang akan disampaikan, saya tidak tahu,” katanya. Mengenai turnamen Piala Indonesia Satu (PIS), ucap Umuh, dirinya tidak tahu jadi atau tidaknya.

    Pasalnya ketika PIS resmi bergulir tentunya akan mengakibatkan semakin molor dilaksanakannya Liga Super Indonesia (LSI) yang merupakan kompetisi tertinggi di tanah air. “Otomatis harus menunggu dulu beres PIS tidak mungkin digabung atau dibarengkan,” ucap Umuh.

    AMINUDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.