Ini Curhat Evan Dimas Sebelum ke Spanyol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia U23, Evan Dimas dikerebuti sejumlah penggemarnya, usai ikuti Liga Ramadhan bersama tim Nasuham FC di Makassar, 25 Juni 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

    Pemain Timnas Indonesia U23, Evan Dimas dikerebuti sejumlah penggemarnya, usai ikuti Liga Ramadhan bersama tim Nasuham FC di Makassar, 25 Juni 2015. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Surabaya - Kisruh yang melanda dunia persepakbolaan membawa berkah untuk Evan Dimas Darmono, mantan kapten timnas U-19. Pemuda 20 tahun itu diminati salah satu klub sepak bola di Spanyol melalui klub sepak bola yang ia perkuat sekarang, Persebaya Surabaya.

    Di tengah persiapannya menuju Eropa, sang ibunda, Anna, berbagi curahan hati putranya tentang kondisi sepak bola di Indonesia. Sewaktu terjadi perseteruan antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dan PSSI yang berujung pada pembekuan Liga Indonesia, Evan sempat mengeluhkan keadaannya kepada sang ibunda.

    “Dia sempat curhat, ‘Bagaimana ini Bu? Padahal aku pengin bela Persebaya seterusnya. Baru main sudah kisruh’. Ya saya bilang, ‘kamu sing sabar ae, Van. Barangkali nanti (keadaannya) kembali’,” tutur Anna saat ditemui Tempo di rumahnya, Senin 3 Agustus 2015.

    Anna menuturkan, sejak dulu Evan sangat menggandrungi klub sepakbola kota kelahirannya itu. Sedari kecil pula, gelandang kelahiran Surabaya, 13 Maret 1995 tersebut bermimpi untuk membela kesebelasan kesayangannya. Namun, sengkarut di persepakbolaan tanah air secara tak langsung mengganjal kelangsungan karirnya. “Setelah direkrut, Evan itu kan baru satu kali bertanding untuk Persebaya,” imbuh Anna.

    Begitu pula saat kabar pengaturan skor pertandingan pada SEA Games U-23 mencuat. Anna turut khawatir Evan terlibat kecurangan. “Saya tanya, apa bener itu Van? Dia jawab, ‘nggak mungkin aku begitu, Bu. Ibu percaya sama aku, aku inget pesan ibu supaya nggak pernah berbohong’,” kata dia.

    Nilai-nilai kejujuran itu, kata Anna, ditanamkannya kepada Evan. Dibandingkan dengan ayahnya, Condro Darmono, Evan lebih dekat dengan ibunya. “Apa-apa dia cerita sama saya. Soal pacarnya juga jujur sama saya,” ujarnya.

    Tak pelak, ketika kabar tawaran klub Spanyol itu didengar keluarganya, Anna dan Condro mendukung seratus persen. Kedua orang tuanya menganggap kepergian Evan nanti sebagai sebuah keberuntungan. “Saya setuju dia ke Spanyol, syukur alhamdulillaah. Wong sepakbola Indonesia kayak begini. Daripada di sini luntang-lantung nasibnya, nggak jelas,” tutur dia.

    Pihak keluarga bakal menggelar tumpengan dalam acara tasyakuran menjelang keberangkatan Evan ke Jakarta pada 5 Agustus esok. Dari sana, ia bertolak ke Spanyol pada 10 Agustus 2015.

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.