Kemenpora Datangkan 2 Pelatih Sepak Bola Asal Argentina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga akan mengadakan program pelatihan pelatih muda Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) cabang olahraga sepak bola. Acara tersebut akan berlangsung 7-14 Agustus di Semarang.

    "Kami melakukan kerja sama pelatihan ini dengan mengundang dua pelatih dari Argentina," ujar Sunyoto, Asisten Deputi IV Kemenpora, saat penjemputan pelatih Argentina tersebut, Rabu, 5 Agustus.

    Mereka didatangkan atas kerja sama penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia dan Argentina pada masa pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2009. Di dalam MoU tersebut, telah disepakati kerja sama Indonesia dengan Argentina di bidang olahraga. Kerja sama itu baru terealisasi sekarang pada pelatihan pelatih muda cabang sepak bola di Semarang.

    Dua pelatih dari Argentina itu bernama Miguel Angel Ramon Rossi, 45 tahun, dan Gustavo Andres Raguseo, 32 tahun. Keduanya didampingi Cicilia Rusdiharini, Kepala Subdirektorat I Kementerian Luar Negeri, bersama Irene Amelia Lafferierre, perwakilan Kedutaan Besar Argentina.

    "Saya akan memberikan pemahaman saya dalam melatih sepak bola kepada pelatih di Indonesia," ujar Miguel Angel, yang sudah melatih sepak bola sejak usia 25 tahun.

    Meskipun mereka belum pernah melihat pola bermain anak Indonesia, Miguel dan Gustavo akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelatihan bagi para pelatih Indonesia. 

    Menurut Miguel, sebelum ia berangkat ke Indonesia, Jonny Sinaga, Dubes Indonesia untuk  Argentina, telah menceritakan bahwa anak Indonesia memiliki bakat sepak bola sejak kecil tapi meredup saat beranjak dewasa.

    Kemenpora berharap program ini dapat membantu kemajuan tim sepak bola Indonesia, khususnya timnas sepak bola junior.

    RICKY WATTIMENA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.