Chelsea Unggul Sementara 2-1 atas Swansea City  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Chelsea, Jose Mourinho mengatur strategi timnya saat berlaga menjamu Southampton dalam laga Liga Premier Inggris di stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 15 Maret 2015. REUTERS

    Pelatih Chelsea, Jose Mourinho mengatur strategi timnya saat berlaga menjamu Southampton dalam laga Liga Premier Inggris di stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 15 Maret 2015. REUTERS

    TEMPO.COLondon - Chelsea unggul sementara 2-1 atas Swansea City dalam laga Liga Primer Inggris yang berlangsung di Stamford Bridge, Sabtu malam, 8 Agustus 2015.

    Pada menit ke-14, Swansea membahayakan gawang kiper Chelsea, Thibaut Courtois, saat Bafetimbi Gomis berhasil menyambut umpan terobosan Jonjo Shelvey. Dia melepaskan tendangan tapi masih membentur kaki bek Chelsea. Chelsea lalu melakukan serangan balik. Tapi bek Swansea berhasil menahan laju Diego Costa.

    Pada menit ke-19, Chelsea mendapat tendangan bebas, tapi tendangan Oscar tidak berbuah gol.

    Gol baru tercipta pada menit ke-23 melalui tendangan bebas Oscar. Bola hasil tendangannya melayang rendah. Tendangannya sempat memantul ke tanah sebelum masuk ke sisi kiri gawang Lukasz Fabianski.

    Swansea kemudian mencetak gol balasan pada menit ke-29 melalui kaki Andre Ayew. Jefferson Montero memberi umpan silang ke kotak penalti. Bafetimbi menyambutnya dengan sundulan yang masih bisa diselamatkan Courtois. Tapi bola muntahan itu kemudian disambut Ayew. Sempat terjatuh, dia kemudian bangkit lagi dan melesakkan bola ke gawang Chelsea.

    Sayang, semenit kemudian, Swansea kebobolan melalui gol bunuh diri Federico Fernandez. Dia mencoba menahan tendangan Willian. Tapi bola malah memantul dan mengecoh Fabianski.

    Skor bertahan 2-1 hingga babak pertama berakhir. 

    BBC | INDOSIAR | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.