Sevilla Jumawa Patahkan Dominasi Barcelona

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fernando Navarro mengangkat piala Liga Eropa setelah pertandingan final antara Sevilla dan Dnipro Dnipropetrovsk berakhir di Warsawa, Polandia, 28 Mei 2015. Sevilla menjadi juara setelah mengalahkan Dnipro 3-2. Michael Regan/Getty Images

    Fernando Navarro mengangkat piala Liga Eropa setelah pertandingan final antara Sevilla dan Dnipro Dnipropetrovsk berakhir di Warsawa, Polandia, 28 Mei 2015. Sevilla menjadi juara setelah mengalahkan Dnipro 3-2. Michael Regan/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru taktik Sevilla Unai Emery yakin timnya bisa menjungkalkan Barcelona asal bermain menggunakan otak dan hati pada final Piala Super Eropa di Stadion Boris Paichadze, Tbilisi, Georgia, Rabu dini hari WIB.

    Piala Super Eropa (UEFA) akan mempertemukan Sevilla sebagai juara Liga Eropa melawan Barcelona yang menyabet piala Liga Champions musim lalu.

    "Laga ini kelanjutan pencapaian kami di Liga Europa pada musim lalu. Kami senang berada di sini. Kami akan bermain menggunakan hati dan kepala. Kami bisa senang atau tidak senang dengan hasilnya, namun kami akan mencoba," kata Emery seperti dilansir media olahraga internasional Spanyol AS, Selasa.

    Sevilla yang tidak pernah menang atas Barcelona semasa ditangani Emery membuat pelatih asal Spanyol itu tertantang membuktikan kemampuannya.

    "Ini kesempatan lain. Kesempatan melawan saingan besar yang menjadi favorit. Kami akan berjuang untuk mengatasi mereka," kata Emery.

    "Kami bermain di banyak laga melawan Barcelona mengartikan bahwa kami berada di level tinggi," kata mantan pelatih Valencia itu.

    "Ini kesempatan yang berbeda. (Di beberapa pertandingan sebelumnya) terkadang saya senang dan sedih. Saya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menghadapi mereka di tahun ini atau 15 tahun berikutnya," katanya.

    "Memang bagus punya harapan. Saya tidak memiliki hitungan persentase tetapi Barca tim favorit. Kami harus bermain untuk menang. Kami lapar," kata Emery.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.