Perayaan Ulang Tahun Arema ke-28 Berlangsung Meriah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aremania melakukan konvoi menggunakan kendaraan hias saat melintas di jalan Tugu, Malang, Jawa Timur, 11 Agustus 2015. Konvoi yang di ikuti oleh ribuan supporter   ini untuk memperingati Hari Ulang Tahun Arema yang ke-28 tahun. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Aremania melakukan konvoi menggunakan kendaraan hias saat melintas di jalan Tugu, Malang, Jawa Timur, 11 Agustus 2015. Konvoi yang di ikuti oleh ribuan supporter ini untuk memperingati Hari Ulang Tahun Arema yang ke-28 tahun. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Malang - Peringatan ulang tahun Arema ke-28 dirayakan dengan berbagai cara, Rabu 11 Agustus 2015. Mulai menggelar konvoi kendaraan bermotor keliling kota, konser musik sampai pertandingan persahabatan antara Arema dengan Persib di stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang.

    Tak ketinggalan kelompok ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas Kartini Indonesia membagi-bagikan bunga mawar ke pengguna jalan. Mengenakan jilbab, mereka berdiri di Alun-alun Kota Malang sambil membagikan sekuntum bunga mawar.

    "Dibagikan 500 kuntum bunga," ujar koordinator Kartini, Liza Minelly. Kartini Indonesia memilih untuk turut memperingati hari kelahiran klub kebanggaan Aremania ini dengan caranya sendiri. Komunitas Kartini Indonesia terdiri dari pegawai kantoran, pengusaha dan aktivis sosial.

    Di sisi lain ribuan Aremania berjubel bundaran tugu di depan Balai Kota Malang sejak pagi. Mereka mengendarai sepeda motor dan truk bak terbuka. Lautan manusia mengenakan kostum kebesaran Arema berwarna biru itu memenuhi pusat Kota Malang, terdiri dari anak-anak sampai lanjut usia.

    Konvoi dilepas oleh Wakil Wali Kota Malang Sutiaji dan Komandan Komando Distrik Militer 0833/Bhaladika Jaya Malang Letnan Kolonel Aria Yudha Setiawan. Konvoi diberangkatkan pukul 11.00 WIB dikawal petugas Kepolisian. "Tunjukkan Aremania tertib dan bermoral," ujar Sutiaji saat melepas konvoi.

    Sebagian peserta konvoi mengendarai truk sambil mengangkut perangkat sistem suara. Mereka memutar lagu-lagu kebanggaan Arema. Sebagian memilih membawa alat musik tabuh dan menyanyikan lagu-lagu khas suporter. Setelah berkeliling Kota Malang, arak-arakan tersebut berakhir di Stadioan Kanjuruhan untuk menonton pertandingan Arema versus Persib pukul 19.00 WIB.

    Perwakilan Aremania, Hazmy menyampaikan permintaan maaf kepada warga Malang karena konvoi menyebabkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan. "Mohon maaf jika perjalanan warga Malang terganggu dan tak nyaman," ujarnya.

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.