Menpora Jamin Piala Kemerdekaan Bebas Pengaturan Skor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Imam Nahrawi (kiri) didampingi Deputi V Bidang Harmoninasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S. Dewa Broto (kanan) menunjukkan Buku Cetak Biru dan Peta Jalan tentang Persepakbolaan di Indonesia usai mengumumkan nama-nama yang tergabung dalam tim transisi PSSI di Jakarta, 8 Mei 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Menpora Imam Nahrawi (kiri) didampingi Deputi V Bidang Harmoninasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S. Dewa Broto (kanan) menunjukkan Buku Cetak Biru dan Peta Jalan tentang Persepakbolaan di Indonesia usai mengumumkan nama-nama yang tergabung dalam tim transisi PSSI di Jakarta, 8 Mei 2015. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Serang - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi menjamin turnamen Piala Kemerdekaan berjalan sportif. Dia juga menjamin kompetisi yang digagasnya itu bebas dari pengaturan skor.

    "Seluruh pemain, wasit dan perangkat pertandingan sudah kami screening, sekali terindikasi ada permainan judi, maka di situ akan ada ketegasan," kata Imam, di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten, Sabtu, 15 Agustus 2015.

    Imam mengatakan turnamen Piala Kemerdekaan diisi oleh beberapa klub Divisi Satu Liga Indonesia. Dibuat untuk merayakan Hari Kemerdekan RI ke-70. Menurut dia, kompetisi yang digagasnya ini diklaim sebagai kompetisi yang paling fair.

    Presiden Joko Widodo membuka turnamen Piala Kemerdekaan di Stadion Maulana Yusuf. Dengan mengenakan batik dan sepatu pantopel, Jokowi, menendang bola dengan keras menggunakan kaki kirinya.

    Pertandingan pembuka dimainkan oleh Perserang versus Persidago Gorontalo. Jokowi menyaksikan pertandingan secara khidmat sampai babak pertama habis. Pertandingan itu berjalan seru. Musababnya, kedua pemain saling ngotot. Bahkan, permainan pun sempat memanas setelah sang wasit sering memberikan kartu kuning kepada pemain Gorontalo.

    Salah satu pelatih Persidago Gorontalo sempat mencaci maki wasit dengan kata-kata kasar, meski Jokowi duduk tak jauh dari tribun kursi pelatih, dia tetap cuek. Akhirnya, Fadel Muhammad, selaku pembina Persidago menenangkan sang pelatih.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?