Pertahanan Rapuh Barcelona Jadi Sorotan, Apa Dalih Enrique?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi dari Barcelona merayakan selebrasi usai berhasil menjebol gawang Sevilla. Pada awal pertandingan babak pertama Sevilla unggul terlebih dahulu, namun Barca tetap tenang dan fokus mengejar ketertinggalan. Tbilisi, Georgia, 11 Agustus 2015. Getty Images

    Lionel Messi dari Barcelona merayakan selebrasi usai berhasil menjebol gawang Sevilla. Pada awal pertandingan babak pertama Sevilla unggul terlebih dahulu, namun Barca tetap tenang dan fokus mengejar ketertinggalan. Tbilisi, Georgia, 11 Agustus 2015. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Barcelona telah kebobolan delapan gol dalam dua pertandingan pembukaan mereka di musim ini, dan membutuhkan pertahanan efektif untuk menaklukkan Athletico Bilbao menuju juara Piala Super Spanyol.

    Setelah menghempaskan Sevilla dengan skor 5-4 untuk memenangkan Piala Super Eropa Selasa pekan lalu, Barca mengalami kekalahan 4-0 dari Bilbao di leg pertama, Jumat lalu. Barcelona akan menjadi tuan rumah untuk laga kandang pada Senin besok.

    Kekalahan bagi juara Spanyol dan Eropa di San Mames, ketika pelatih Luis Enrique menerjunkan tim yang lemah, menurut Reuters, berarti keinginan Barcelona untuk mengulangi prestasi tahun 2009 yang memenangkan semua enam kompetisi yang mereka ikuti tergantung pada seutas benang harapan.

    Luis Enrique telah menolak untuk menyerah, dan mengatakan saat konferensi pers pada hari Minggu bahwa bersama para pemainnya "benar-benar yakin" dapat mengubah keadaan yang menjepit untuk merebut Piala Super Spanyol.

    Jika Barcelona mampu mengelolanya, maka mereka akan mencegah Bilbao mengangkat trofi lagi sejak memenangkan Piala Super Spanyol pada 1984-1985.

    "Ini adalah tantangan untuk tim berkualitas ini agar mampu menang dalam pertemuan," kata Luis Enrique.

    Ia menimpali, "Jika kita melakukan hal-hal baik, maka kita akan memiliki kesempatan."

    Mantan gelandang Barca dan Tim Nasional Spanyol itu mengemukakan, pihaknya secara rutin memasukkan empat gol atau lebih ke gawang lawan pada babak terakhir.

    "Kami akan lebih segar daripada di leg pertama, dan ketika Barca bermain apa pun yang bisa terjadi," katanya.

    Pemain serbaguna Barca yang juga pemain internasional Argentina Javier Mascherano, yang biasanya bermain di pusat pertahanan dan ditempatkan di lini tengah untuk leg pertama, mengatakan bahwa timnya tidak pantas kalah dengan margin gol yang lebar.

    "Dalam dua pertandingan kunci ini lawan kami telah sangat efektif. Kita harus meningkatkan dan meminimalkan kesalahan, tapi kami tidak akan menjadi gila," ujarnya.

    Ia menimpali, "Besok sangat penting bahwa mereka tidak bisa mencetak gol. Anda selalu belajar dalam sepak bola, dan pertandingan hari lain yang memberi kami banyak kesempatan untuk berpikir tentang masa depan."

    Barca memiliki sedikit waktu untuk mengatur hal-hal yang benar sebelum mereka memulai langkah mereka mempertahankan gelar La Liga keenam dalam delapan tahun ini.

    Luis Enrique hanya akan memiliki dua penyerang dari trio tangguh yang tersedia untuk pertandingan Senin di Nou Camp, setelah Neymar tengah menderita sakit gondok, sehingga tidak dapat bergabung dengan Lionel Messi dan Luis Suarez di lini depan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.