Jurus Benitez di Real Madrid: Beri Kebebasan Pemain Depan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih baru Real Madrid, Rafael Benites menghadiri konferensi pers di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 3 Juni 2015. Menjadi pelatih Real Madrid, Benitez berencana akan memboyong 4 pemain, yakni David de Gea, Paul Pogba, Marco Verratti dan Raheem Sterling. (AP Photo)

    Pelatih baru Real Madrid, Rafael Benites menghadiri konferensi pers di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 3 Juni 2015. Menjadi pelatih Real Madrid, Benitez berencana akan memboyong 4 pemain, yakni David de Gea, Paul Pogba, Marco Verratti dan Raheem Sterling. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam musim pertamanya bertugas di Real Madrid, Rafa Benitez menghadapi upaya untuk menyeimbangkan antara membiarkan kebebasan dalam serangan yang tangguh dan mencegah lawan mengeksploitasi kelemahan pertahanan.

    Benitez, yang bergabung dengan Real dari Napoli menyusul pemecatan Carlo Ancelotti pada akhir musim lalu, telah mendapatkan reputasi sebagai pelatih bertahan selama menjalankan tugasnya di sejumlah klub termasuk Valencia, Liverpool, Chelsea dan Inter Milan.

    Tapi dengan pemain-pemain seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Karim Benzema, James Rodriguez dan Isco di jajaran penyerang, ia harus memenuhi keinginan para penggemar Real yang menuntut sepak bola menyerang spektakuler tanpa mengorbankan soliditas di lini tengah dan di belakang yang kadang-kadang hilang pada Real di musim lalu.

    Benitez, yang pernah dilatih di Akademi Real sebagai pemain muda dan kemudian menjadi pelatih tim muda klub, telah kembali ke rumah untuk menandatangani kontrak tiga tahun tapi ia juga menyadari bahwa kegagalan untuk meraih gelar juara turnamen utama di musim debutnya itu tidak akan ditoleransi.

    "Saya tahu apa yang pendukung inginkan: sepak bola yang baik dan kemenangan," kata Benitez dalam sebuah wawancara dengan harian Spanyol El Pais yang diterbitkan Senin.

    "Tim ini mencetak banyak gol dan harus terus mencetak mereka tetapi kami juga telah kebobolan dan kami harus memperbaiki itu," tambah pelatih berusia 55 tahun itu. "Jika saya memiliki tim ofensif maka saya akan pergi menyerang dan jika saya harus membuat perubahan, saya juga akan membentuk mereka. Tapi apa yang Madrid harus lakukan adalah mencetak gol lebih dari lawan dan mencoba untuk tidak membiarkan mereka mencetak apapun."

    Real memulai kampanye terbaru La Liga mereka dengan menghadapi tim yang baru saja dipromosikan Sporting Gijon pada hari Minggu dan akan mencoba untuk mencegah juara serta rival besar Barcelona memenangkan gelar keenam Spanyol dalam delapan tahun terakhir.

    Benitez mengatakan beberapa taktik kunci Real yakni akan menekan lawan di lapangan dan memberi kebebasan pemain depan untuk beralih posisi tergantung pada situasi.

    "Ide kami adalah untuk mendapatkan bola dan mengetahui apa yang harus dilakukan dengan hal itu," katanya. "Dan ketika kita tidak memilikinya, mengetahui bagaimana kita akan mendapatkannya kembali dan di mana.

    "Tim perlu meningkatkan pertahanan tapi mulai dari di depan. Itu tidak berarti ke depan perlu turun kembali tetapi mereka harus melakukan tekanan kuat untuk mendapatkan kembali bola secepat mungkin dan menjadi lebih dekat dengan gol ke gawang lawan." Demikian laporan Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.