Demi Piala Presiden, Persebaya Resmi Ganti Nama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan) berjabat tangan dengan pemain Timnas U-19 Evan Dimas (kiri) saat jamuan makan malam jelang pertandingan antara Timnas U-19 melawan Persebaya U-21 di rumah dinas Walikota Surabaya, Jatim, Minggu (23/2). ANTARA/Suryanto

    Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (kanan) berjabat tangan dengan pemain Timnas U-19 Evan Dimas (kiri) saat jamuan makan malam jelang pertandingan antara Timnas U-19 melawan Persebaya U-21 di rumah dinas Walikota Surabaya, Jatim, Minggu (23/2). ANTARA/Suryanto

    TEMPO.CO, Surabaya - Persebaya Surabaya akhirnya ganti nama menjadi Persebaya United demi memenuhi permintaan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), supaya bisa tampil di ajang Piala Presiden pada 30 Agustus mendatang. Langkah itu dilakukan oleh manajemen karena PT Mahaka Sport beberapa waktu lalu kesulitan mendapatkan rekomendasi BOPI akibat dualisme kepemilikan.

    “Kami siap ganti nama demi piala presiden dan demi sepak bola ke depannya,” kata Sekretaris Persebaya, Rahmad Sumanjaya, kepada Tempo, Sabtu, 22 Agustus 2015.

    Meski namanya ditambah united, kata dia, tapi pengelolanya tetap PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB), karena diperbolehkan dan diakui oleh operator maupun BOPI. “Jadi nama klubnya saja yang berubah,” ujarnya.

    Menurut Rahmad, timnya telah siap berlaga di Piala Presiden, karena tim asal Surabaya itu rutin latihan setiap hari untuk mengasah kemampuan pemain dalam menguasai bola, sehingga dia memiliki target tinggi dalam ajang yang berhadiah Rp 10 miliar itu. “Targetnya kami juara,” kata dia.

    Target itu, kata dia, tidak hanya asal-asalan, karena timnya telah menyediakan sebanyak 27 pemain yang sudah didaftarkan kepada pihak penyelenggara, termasuk tiga pemain asing yang telah dikontrak oleh Persebaya.

    Tiga pemain asing itu adalah Otovio Dutra, Emilie Mbamba, dan yang terakhir di kontrak adalah Sengbah Kennedy. “Mereka semua sudah kami kontrak, dan proses administrasinya sudah beres,” kata dia.

    Selain pemain asing itu, gelandang muda Persebaya yang baru pulang dari trial di Spanyol, Evan Dimas Darmono, juga dipastikan akan memperkuat Persebaya United di ajang Piala Presiden, karena Evan Sudah berada di Indonesia sejak Kamis, 20 Agustus 2015. “Evan Dimas juga sudah terdaftar, sekarang dia masih di Jakarta,” kata Rahmad.

    Sementara beberapa hari ini, lanjut dia, pihaknya memang memberikan kesempatan emas kepada Evan untuk istirahat terlebih dahulu selepas pulang dari Spanyol, tapi setelah dirasa cukup istirahat, maka Evan dipastikan akan kembali bergabung dengan Persebaya untuk bermain di Piala Presiden. “Jadi, intinya kami sudah siap menyambut Piala Presiden,” katanya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.