Laga Versus Arsenal, Momentum bagi Newcastle United  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Steven Taylor dan Gabriel Obertan dari Newcastle United, bekerja sama merebut bola dari Bastian Schweinsteiger. Ayoze Perez pemain Newcastle United, hampir mencetak gol pada menit akhir babak pertama namun masih gagal. Manchester, Inggris, 22 Agustus 2015. Getty Images

    Steven Taylor dan Gabriel Obertan dari Newcastle United, bekerja sama merebut bola dari Bastian Schweinsteiger. Ayoze Perez pemain Newcastle United, hampir mencetak gol pada menit akhir babak pertama namun masih gagal. Manchester, Inggris, 22 Agustus 2015. Getty Images

    TEMPO.CO, Newcastle - Malam ini, Sabtu, 29 Agustus 2015, Newcastle United akan menjamu Arsenal di kandang mereka, Stadion St. James Park. Mereka bakal menghadapi Arsenal dengan rasa percaya diri.

    Pada Sabtu pekan lalu, tim berjulukan The Magpies ini berhasil mencuri satu poin ketika bertamu ke kandang Manchester United (MU). Hasil imbang di Old Trafford--markas MU--mengakhiri tujuh kekalahan beruntun Newcastle di semua kejuaraan. Tiga hari kemudian, Newcastle memetik kemenangan 4-1 melawan klub dari Liga Dua, Northampton, dalam Piala Liga Inggris. Bila Fabricio Coloccini dan kawan-kawan mampu mempertahankan kekompakan, mereka punya peluang menumbangkan Arsenal.

    “Kami harus mengambil momentum untuk meraih kemenangan (di Liga Primer) dari pertandingan ini,” kata bek kanan Newcastle asal Belanda, Daryl Janmaat.

    Di sisi lain, Manajer Arsenal Arsene Wenger tidak boleh meremehkan penampilan skuadnya yang belum meyakinkan. Kiper baru Arsenal yang sudah kawakan, Petr Cech, mengalami ujian berat akibat kekalahan mereka 0-2 dari West Ham United, 9 Agustus lalu. Mereka kemudian menang 2-1 atas Crystal Palace, sebelum bermain tanpa gol dengan Liverpool di Stadion Emirates.

    Adapun Arsenal sebenarnya secara keseluruhan masih menghasilkan rekor pertandingan mengesankan. Mereka sepuluh kali menang dari 19 pertandingan. Prestasi ini hanya bisa disaingi juara bertahan Chelsea. Tapi Arsenal gagal mencetak gol dalam lima dari enam pertandingan terakhir mereka di Liga Primer Inggris.

    Selain itu, ujian lain buat Wenger dalam pertandingan malam ini adalah menunggu kondisi terakhir dua bek tengah kawakan, Per Mertesacker dan Laurent Koscielny, yang harus absen saat melawan Liverpool. Ujung tombak Arsenal, Olivier Giroud, juga belum juga bisa membobol gawang lawan dalam awal musim ini.

    BBC | SPORT MOLE | SOCCERNET | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?