Hadapi PBR, Pusamania Tanpa Pemain Asing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan kiper Pusamania Borneo FC, Galih Sudaryono menjadi operator kereta mini di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin, 27 Juni 2015. Galih beralih profesi setelah berhentinya kompetisi sepak bola di tanah air. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Mantan kiper Pusamania Borneo FC, Galih Sudaryono menjadi operator kereta mini di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin, 27 Juni 2015. Galih beralih profesi setelah berhentinya kompetisi sepak bola di tanah air. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Makasar - Pusamania Borneo FC bakal melakoni laga perdana melawan Persipasi Bandung Raya di group D dalam turnamen Piala Presiden, di Stadion Mattoangin pada Senin sore 31 Agustus, sekitar pukul 16.00 wita. Namun, Pusamania Borneo terpaksa kehilangan striker asal Brasil, Alan Bruno (striker) lantaran terhambat kitas.

    "Jadi kami percayakan pemain lokal di lini depan dan akan tampil habis-habisan agar meraih poin penuh di laga perdana," kata Pelatih Pusamania Borneo FC, Iwan Setyawan, saat jumpa pers di Hotel Grand Celino, Minggu 30 Agustus.

    Menurut dia, pihaknya terpaksa berkorban tidak menurunkan pemain import lantaran ada regulasi dari Mahaka Sports selaku promotor. "Bruno ini sejak latihan bersama kami, tapi terpaksa dikorbankan karena ada aturan dari Mahaka," ujar dia.

    Iwan mengatakan skuad asuhnya sudah lama berlatih dan tidak ada pemain yang dilanda cedera. " Pemain siap tampil 100 persen dan kondisi semua baik," ujarnya.

    Iwan menilai tim lawan PBR masih patut diwaspadai lantaran termasuk kuda hitam, setelah penampilannya di kompetisi Liga Super Indonesia musim lalu, berhasil masuk empat besar. "Klub PBR ini sulit ditebak, musim lalu saja tidak disangka-sangka masuk empat besar," kata dia.

    Namun, kondisi saat kompetisi LSI musim lalu berbeda dengan turnamen Piala Presiden. Sebab, musim lalu ada ikon yang membawa positif bagi tim yakni seperti Bambang Pamungkas. "Tapi sekarang kita juga tak bisa anggap remeh karena ada strikernya, Gaston Castano dan miliki goal kiper bagus," tambahnya.

    Untuk itu, kata dia, kerja keras dan disiplin yang harus dilakukan tim Pusamania Borneo agar pertandingan nanti bisa memetik poin penuh. Pasalnya, pertandingan dilaga perdana merupakan kesempatan bagus memetik tiga poin. Karena dilaga selanjutnya Pusamania bakal berhadapan rim kuat yakni Persegres Gresik, Jum'at 4 September dan tuan rumah PSM Makassar, Selasa 8 September.

    "Poin penuh untuk besok (Senin 31 Agustus) sangat penting, karena dua pertandingan setelah itu berat," ujar dia. Gresik pemimpin klasemen, sebelum kompetisi ISL dihentikan musim lalu dan tuan rumah yang karakter anak Makassar sangat idealisme, kemudian didukung ribuan suporter.

    Sebelumnya, dikabarkan Pusamania bakal mendatangkan Boas Salosa dan Yohanes Fernando Pahabol, setelah Alan tak bisa dimainkan, namun pelatih menepis issu tersebut.

    Sementara, Pelatih PBR, Dejan Antonic mengatakan jika tim yang tampil di turnamen Piala Presiden ini belum siap semua. Alasannya, banyak klub yang merekrut pemain baru dan belum bisa beradaptasi serta waktu latihan juga kurang. " Tidak ada tim yang siap 100 persen di turnamen ini, jadi mau tidak mau harus dipaksa bermain," ucap Dejan.

    Dejan menjelaskan bahwa tiga klub yang dilawannya diturnamen ini merupakan lawan berat. Pusamania Borneo dihuni banyak pemain baru dan berkualitas, Persegres Gresik United juga memiliki kekompakan tim dan PSM yang bermain bagus ketika tampil dikandang sendiri. " Jadi kami harus kerja keras untuk masuk dibabak selanjutnya, kalau gak bisa ya biarlah," kata Dejan.

    DIDIT HARYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?