Jamie Redknapp: De Bruyne Bukan Pembelian Terbaik City

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tendangan Manchester City, Jesus Navas (kanan), dihalau oleh kiper Everton, Tim Howard, dalam pertandingan Liga Primer Inggris di stadion Goodison Park, Liverpool,  23 Agustus 2015. Sayangnya Everton tetap kalah setelah kebobolan 2 kali. AFP/OLI SCARFF

    Tendangan Manchester City, Jesus Navas (kanan), dihalau oleh kiper Everton, Tim Howard, dalam pertandingan Liga Primer Inggris di stadion Goodison Park, Liverpool, 23 Agustus 2015. Sayangnya Everton tetap kalah setelah kebobolan 2 kali. AFP/OLI SCARFF

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain tim nasional Inggris, Jamie Redknapp, menilai pembelian Kevin De Bruyne tak akan mengubah banyak performa Manchester City. Menurut dia, langkah terbaik City di bursa transfer musim panas ini adalah tidak membiarkan pelatih Manuel Pellegrini pergi dari Etihad Stadium, markas City.

    "Langkah terbaik City adalah menawarkan kontrak baru kepada Pellegrini," tulisnya dalam kolom di laman Daily Mail, Minggu, 30 Agustus 2015.

    Redknapp mengatakan kontrak baru itu merupakan langkah brilian karena mengembalikan kepercayaan diri Pellegrini dan memberinya suntikan moral di hadapan pemain. Menurut dia, hal itulah yang dibutuhkan Pellegrini, menyusul kritik keras yang diarahkan kepadanya karena The Citizens tak mampu meraih satu trofi pun pada musim lalu.

    "Sebagai manajer, jika Anda tak memiliki kepastian apakah akan tetap dipertahankan musim depan, akan terasa seperti telanjang di ruang ganti," tulis mantan gelandang Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Southampton itu. "Dan jika pemain mengetahui hal itu, Anda akan seperti orang mati yang berjalan."

    Putra pelatih kawakan, Harry Redknapp, ini menuturkan kontrak itu telah mengangkat moral Pellegrini dan anak asuhnya. Terbukti, dalam empat laga awal Liga Inggris, City mampu meraih poin sempurna. Bahkan gawang City yang dikawal kiper Joe Hart hingga kini masih perawan.

    Sepupu dari gelandang Inggris, Frank Lampard, ini juga memuji taktik Pellegrini saat menang 2-0 melawan Watford akhir pekan lalu. Menurut dia, kejelian Pellegrini yang meminta Raheem Sterling bermain lebih ke tengahlah yang mengubah jalannya pertandingan.

    "Pellegrini menggeser David Silva dan meminta Sterling bermain ke tengah. Sterling mencetak gol, dan Silva menjadi kreator. Itu perubahan yang membuat perbedaan," tulisnya.

    DAILYMAIL | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.