De Gea Gagal Pindah, Real Madrid Salahkan Manchester United  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David de Gea. REUTERS/Jon Nazca

    David de Gea. REUTERS/Jon Nazca

    TEMPO.CO, Jakarta - Real Madrid menyalahkan Manchester United untuk kegagalan kepindahan David De Gea ke raksasa Spanyol itu, mengklaim bahwa klub Inggris itu mengirimkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk menyelesaikan kesepakatan setelah tenggat waktu bursa transfer Spanyol sudah lewat.

    Real terlihat akan menyelesaikan transfer yang telah berlangsung lama dengan kesepakatan yang akan membuat raksasa Spanyol itu membayar biaya transfer yang signifikan untuk De Gea, dan mengirim kiper internasional Kosta Rika Keylor Navas ke United sebagai bagian dari kesepakatan.

    Bagaimanapun, sumber-sumber operator Liga Spanyol mengonfirmasi bahwa sang pemain belum didaftarkan dan Real mengakui bahwa mereka mengirim dokumen yang diperlukan ke liga setelah bursa transfer ditutup pada Senin tengah malam waktu setempat (22.00 GMT).

    "Manchester United memasukkan detail-detail untuk transfer David De Gea ke Transfer Matching System (TMS), bukan untuk Keylor Navas, pada pukul 00.00 waktu Spanyol, mengirim secara simultan ke Real Madrid untuk menandatangani kontrak-kontrak transfer. Real Madrid menerima dokumen lengkap pada pukul 00.02 dan berusaha untuk mengakses TMS namun (TMS) itu telah tutup," kata Real dalam pernyataan panjang yang terdapat pada situs resmi mereka.

    "Madrid, menghadapi kemungkinan situasi perdebatan pada transfer sang pemain, memutuskan untuk mengirim kontrak-kontrak ke Liga Profesional Spanyol, meski mengetahui bahwa tenggat waktu telah terlewati."

    "Dapat disimpulkan, Real Madrid melakukan semua yang diperlukan pada setiap momen untuk berusaha menyelesaikan kedua transfer ini."

    Meski Real telah lama tertarik kepada De Gea, mereka mengklaim bahwa negosiasi-negosiasi antara kedua klub untuk sang pemain baru dimulai pada Senin pagi.

    Real Madrid tidak memberi indikasi apakah mereka berniat mengajukan banding terhadap badan sepak bola dunia FIFA, sebagai upaya agar transfer sang pemain dapat diwujudkan.

    FIFA menolak mengomentari detail-detail spesifik kasus ini ketika dihubungi AFP pada Selasa, namun mengonfirmasi bahwa tidak ada banding yang didaftarkan oleh pihak-pihak yang terlibat.

    "Sampai sekarang, kami tidak dihubungi oleh pihak-pihak yang terkait masalah ini," kata juru bicara FIFA.

    Kontrak De Gea hanya tersisa setahun di Old Trafford, sehingga ia dapat bergabung ke Real dengan cuma-cuma pada tahun depan jika transfer ini tidak terlaksana saat ini.

    Pers Spanyol mengecam kegagalan Real untuk mendatangkan target berharga mereka di bursa transfer musim panas ini, di mana halaman-halaman depan surat kabar olahraga Marca dan Sport menyebut situasi itu sebagai "memalukan."

    Pemain internasional Spanyol itu belum tampil sama sekali pada keenam pertandingan United musim ini, di mana pelatih Louis van Gaal mengklaim bahwa pemain 24 tahun itu tidak fokus kepada sang raksasa Inggris akibat ketertarikan dari Real.

    Real memasuki bursa transfer untuk mencari kiper setelah kapten Spanyol Iker Casillas mengakhiri 28 tahun pengabdiannya dengan klub, dengan pindah ke FC Porto pada Juli.

    De Gea didatangkan United dari rival sekota Real, Atletico Madrid, pada 2011 dan meski awalnya tampil kurang meyakinkan ia kemudian mampu bersinar, memenangi penghargaan pemain terbaik versi para penggemar dan para pemain pada dua musim terakhir.

    Bagaimanapun, ia menolak untuk menandatangani kontrak baru dengan United karena hasratnya untuk kembali ke Spanyol dan bermain untuk Real.

    Ketegangan antara kedua klub terjadi pula saat United juga mengekspresikan ketertarikan mereka terhadap kapten Real Sergio Ramos pada musim panas, sebelum ia mengakhiri spekulasi perihal masa depannya dengan menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun dengan Si Putih. Demikian laporan AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.