Everton Dapatkan Bek Argentina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Boca Juniors Jonathan Calleri (15) dan Leandro Marin menjegal pemain River Plate Ramiro Funes Mori (kanan) di babak pertama pertandingan semifinal Copa Sudamericana, di Buenos Aires, 20 November 2014. REUTERS/Enrique Marcarian

    Pemain Boca Juniors Jonathan Calleri (15) dan Leandro Marin menjegal pemain River Plate Ramiro Funes Mori (kanan) di babak pertama pertandingan semifinal Copa Sudamericana, di Buenos Aires, 20 November 2014. REUTERS/Enrique Marcarian

    TEMPO.CO, Jakarta - Bek tengah Argentina Ramiro Funes Mori bergabung dengan Everton dari River Plate dengan banderol 9,5 juta pound, demikian siaran klub Liga Utama Inggris itu. Bek berusia 24 tahun yang pernah sekali memperkuat timnas Argentina itu menandatangani kontrak lima tahun.

    "Ketika saya mendengar Everton berminat, saya tak berpikir dua kali. Agen saya bilang pada saya mengenai peluang ini dan Everton melakukan segalanya untuk membawa saya dan saya pun ingin datang. Saya senang karena orang-orang di sini telah memperlihatkan cinta besar pada saya dan saya sangat senang serta nyaman sudah berada di sini," kata Funes dalam laman Everton.

    Funes akan bersandingan dengan Phil Jagielka dan bidikan Chelsea John Stones menyusul kepergian Sylvain Distin dan Antolin Alcaraz.

    Chelsea telah tiga kali menawar Stones selama jendela transfer yang tutup Selasa lalu, tapi bos Everton Bill Kenwright menyatakan pemain itu tidak dijual.

    Everton juga mengumumkan bahwa pemain sayap Aaron Lennon telah bergabung dengan mereka dalam kontrak tiga tahun, yang memang telah setahun berada di Goodison Park sebagai pemain pinjaman dari Tottenham Hotspur.

    "Kami senang menyambut kembali Aaron ke Everton," kata manajer Everton Roberto Martinez.

    Lennon, 28 tahun, mantan pemain timnas Inggris, bergabung dengan banderol yang tak disebutkan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.