Jadi Juru Kunci Grup, Pelatih Belanda Enggan Mundur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih timnas Belanda Danny Blind. Dean Mouhtaropoulos/Getty Images

    Pelatih timnas Belanda Danny Blind. Dean Mouhtaropoulos/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Belanda Danny Blind menyatakan belum mau mundur dari kursi kepelatihan kendati Tim Oranye dikalahkan Turki 0-3 dan anjlok ke posisi empat klasemen Grup A kualifikasi Piala Eropa.

    Hasil tersebut membuat peluang Belanda untuk merebut posisi tiga dan tiket lolos dari babak play-off kian menipis karena kualifikasi tinggal menyisakan dua laga.

    "Saya sama sekali tidak berpikir soal (pengunduran diri) itu," Danny Blind kepada media Belanda NOS (Nederlandse Omroep Stichting) dilansir dari Football Oranje, Senin 7 September 2015.

    Blind berpendapat bahwa kekalahan Belanda disebabkan tim tidak memaksimalkan potensi dan peuang yang mereka miliki.

    "Kami tidak memaksimalkan potensi dengan cepat dan seolah memberikan gol begitu mudah," kata Danny Blind. "Kesalahan terjadi berkali-kali, pada awal pertandingan juga membuat kesalahan. Dengan cara itu kami melawan Turki."

    Di sisi lain, Blind masih optimistis Belanda mampu meraih hasil maksimal di dua laga tersisa melawan Kazakhstan pada 10 Oktober dan Republik Ceko pada 14 Oktober.

    "Namun kami juga punya peluang, bahkan lebih dari Turki. Kami tidak menghargai diri sendiri. Luciano Narsingh mendapat kesempatan yang sama seperti yang dimiliki Turki ketika skor 1-0, tapi kami tidak berhasil," katanya. "Saya masih yakin bahwa kami memiliki kualitas yang mumpuni. Turki masih akan menghadapi Islandia dan Republik Ceko."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.