Soal Rotasi Pemain Persib, Ini Komentar Abdul Rahman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib Bandung, Hilton Moreira melakukan tendangan langsung yang gagal ditepis oleh Sriwijaya FC, Abdul Rahman pada Kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (15/6).  TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Persib Bandung, Hilton Moreira melakukan tendangan langsung yang gagal ditepis oleh Sriwijaya FC, Abdul Rahman pada Kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (15/6). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Pemain bertahan Persib Bandung, Abdul Rahman, mendukung keputusan pelatih Djadjang Nurdjaman yang akan merotasi pemainnya saat menghadapi Martapura FC dalam laga terakhir babak penyisihan Grup A turnamen Piala Presiden, Kamis, 10 September 2015.

    "Yang pasti, positif-positif aja. Bagaimanapun, pemain yang belum main bisa merasakan atmosfer pertandingan," ujar Rahman saat ditemui wartawan di Hotel Golden Flower, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Selasa, 8 September 2015.

    Menurut Rahman, rotasi pemain memang sangat diperlukan, khususnya bagi pemain yang kerap diparkir di bangku cadangan. Pemain pelapis, kata dia, biasanya grogi saat diturunkan karena jarang bermain. "Jadi nanti pas diberi kesempatan dalam pertandingan penting agak nervous karena di situ baru pertama kali main," katanya.

    Saat ini, Persib sudah mengantongi tiket ke babak delapan besar. Menurut dia, kondisi itu bisa menambah beban pemain untuk tampil maksimal. "Apalagi kita sudah lolos, akan lebih besar juga tekanannya," ujarnya.

    Rahmad bertekad akan bermain habis-habisan jika dipercaya menjaga lini belakang Maung Bandung--julukan Persib--dari gempuran Martapura. "Kami lebih waspada karena Martapura juga punya peluang lolos kalau bisa mengalahkan kami. Kami pun, sebagai pemain, enggak mau kalah juga. Walaupun sudah lolos, kami akan bermain semaksimal mungkin," ujarnya.

    "Harus diwaspadai semua, jadi semua pemain yang masuk ke daerah kami harus diwaspadai, tidak ada yang diistimewakan. Intinya, lebih waspada saja," katanya.

    AMINUDIN AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?