PSMS Medan Melaju ke Final Piala Kemerdekaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSMS berlatih di Stadion Kebun Bunga, Medan, 4 Februari 2015. Rabu (4/2). ANTARA/Septianda Perdana

    Pemain PSMS berlatih di Stadion Kebun Bunga, Medan, 4 Februari 2015. Rabu (4/2). ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - PSMS Medan melaju ke final Piala Kemerdekaan setelah menumbangkan Persepam Madura United dengan skor 3-2 dalam semifinal di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu malam, 9 September 2015.

    "Syukurlah kami berhasil ke final, dan ini berkat kerja sama tim," ujar asisten pelatih PSMS Medan, Edy Syahputra, kepada wartawan seusai pertandingan.

    Gol-gol kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut dicetak Guntur Triaji pada menit ke-24 dan ke-32 serta Erwin Ramdani di menit ke-78.

    Sedangkan gol Persepam dicetak Qishil Gandrum Minni pada menit ke-18 dan Sirvi Arvani di menit ke-93.

    Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar dua ribu penonton, wasit Agus Joko Utomo asal Jawa Tengah mengeluarkan kartu merah untuk Deni Rumba pada menit ke-37.

    Meski memenangi pertandingan, ucap Edy, timnya harus berbenah dan mengevaluasi sejumlah kelemahan yang terlihat saat pertandingan, khususnya di posisi striker yang dinilainya terlalu sering membuang peluang.

    "Kalau anak-anak bermain lebih tenang, bukan tidak mungkin gol lebih banyak tercipta. Tapi yang terpenting hasil akhir, dan tim kami berhasil lolos ke final," tuturnya.

    Sementara itu, pelatih Persepam, Jaya Hartono, mengakui keunggulan tim lawan dan mengucapkan selamat atas lolosnya PSMS ke final.

    "Pemain saya sudah berusaha maksimal dan salut atas perjuangan mereka. Selamat kepada PSMS Medan atas hasil yang dicapainya," katanya.

    Pelatih yang pernah membawa Persik Kediri menjuarai Liga Indonesia tersebut menyesalkan dikeluarkannya Deni Rumba setelah dianggap melanggar terlalu keras pemain lawan, sehingga berpengaruh pada taktik dan permainan.

    "Seharusnya wasit lebih bijak. Sebab, apa yang dilakukan Deni Rumba tidak sengaja karena berusaha melindungi. Tapi wasit punya penilaian lain, dan kami harus menerimanya. Sekali lagi, secara umum, kami puas, dan pemain sudah maksimal hingga menit akhir," ucapnya.

    Pada partai puncak yang digelar Minggu mendatang, PSMS Medan akan menghadapi pemenang laga antara Persiba Bantul dan Persinga Ngawi yang akan bertanding Kamis sore di tempat sama.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.