Piala Presiden, Persib Bandung Cukur Martapura FC 4-0

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Pemain Persib, Dede Iskandar (kanan), berebut bola dengan pemain Selebriti FC pada Laga Persahabatan di Stadion Siliwangi, Bandung, 16 Juni 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Mantan Pemain Persib, Dede Iskandar (kanan), berebut bola dengan pemain Selebriti FC pada Laga Persahabatan di Stadion Siliwangi, Bandung, 16 Juni 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, bergemuruh. Persib Bandung meraih kemenangan telak atas Martapura FC dengan skor 4-0, dalam laga terakhir penyisihan Grup A Piala Presiden, Kamis, 10 September 2015.

    Meskipun Pelatih Djarjang Nurdjaman melakukan rotasi dengan memainkan penggawa yang biasa dibangku cadangkan, taring Maung Bandung—julukan Persib, tidak sedikit pun tumpul.

    Semenjak babak pertama dilangsungkan, Atep dkk langsung mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang nyaris membuahkan gol pun terjadi pada menit-menit awal babak pertama, di antaranya pada menit ke-8.

    Kerjasama apik antara Zulham Zamrun, Dias Angga, dan Atep nyaris saja membuahkan gol. Berawal ketika Zulham yang berhasil menyodorkan umpan akrobatik menuju Dias yang berada di sisi kiri pertahanan Martapura, Dias lantas langsung mengumpan si kulit bundar menuju tengah yang langsung diteruskan Atep yang mencoba memberikan asist kepada Zulham. Sayang bola operan Atep terlalu tinggi dan tidak terjangkau Zulham.

    Gol yang ditunggu-tunggu Bobotoh—sebutan penggemar Persib—pun tercipta pada menit ke-12. Berawal ketika Atep yang berhasil menyodorkan umpan dari sisi kanan pertahanan Martapura berhasil dikonversi oleh Yandi Sofyan menjadi sundulan terarah, namun penjaga gawang Martapura Fauzal Mubarok berhasil menepis bola hasil sundulan itu. Tapi, bola muntahan itu berhasil dimaksimalkan oleh Zulham menjadi gol melalui sundulan.

    Setelah ketinggalan 1-0, kini giliran Martapura yang mulai berinisiatif untuk melakukan serangan. Tepatnya pada menit ke-27, Amirul Mukminin berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Persib yang dikawal oleh M. Natsir. Sayang, tendangan keras Amirul mampu di tepis Natsir dan menghasilkan tendangan penjuru.

    Kemudian pada menit berikutnya, Erwin Gutawa berhasil menyundul bola berkat umpan dari Rizki Pora yang mengambil tendangan penjuru. Sayang sundulannya hanya mampu membentur tiang gawang Persib.

    Ketika asik menyerang, justru Martapura lagi-lagi harus kebobolan. Berawal dari sundulan Valdimir Vujovic dari tengah lapangan yang meluncur bebas mendekati pertahanan Martapura. Aldi Renaldi malah salah mengantisipasi bola dengan mencoba menghalangi Zulham yang berlari mengejar bola, namun Fauzal ragu-ragu untuk mengejar bola dan akhirnya berhasil disontek oleh Zulham. Pemain Persib bernomor punggung 54 pun berhasil catatkan namanya di papan skor untuk kali kedua.

    Demikian pun pada babak kedua, jual beli serangan sempat mewarnai jalannya pertandingan. Namun, akibat rapihnya pertahanan Persib, lagi-lagi serangan Martapura tidak bisa mengubah kedudukan. Tampak Rizki Pora dkk cukup prustasi karena tak kunjung mencetak gol.

    Sebaliknya, Persib Bandung malah bisa memperlebar skor dengan kembali mencetak 2 gol tambahan. Pada menit ke-70, Konate berhasil melepaskan tendangan datar keras yang langsung menghujam masuk menuju gawang Martapura.

    Lagi-lagi Zulham berhasil mencetak gol penutup bagi Persib keunggulan Persib pada menit ke-80, memaksimalkan umpan Tantan dari sudut kiri pertahanan Martapura menjadi sebuah gol dengan sundulannya. Dengan gol itu, Zulham pun berhasil melakukan hattrick dalam pertandingan itu sekaligus menjadi top skor sementara Piala Presiden dengan torehan 5 gol dari 3 pertandingan.

    Dengan demikian, Persib berhasil menyempurnakan torehan kemenangannya, yakni tiga kemenangan dari tiga laga yang telah dilalui. Persib pun menjadi juara Grup A dengan torehan 9 poin. Sementara itu Martapura harus mengubur dalam-dalam asanya untuk bisa berlaga di fase delapan besar Piala Presiden.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.