Arema tanpa Bustomi di 8 Besar Piala Presiden

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arema Cronus, Ahmad Bustomi (kanan), berusaha melewati hadangan pemain Bali United, Sukarja Nyoman, dalam lanjutan

    Pemain Arema Cronus, Ahmad Bustomi (kanan), berusaha melewati hadangan pemain Bali United, Sukarja Nyoman, dalam lanjutan "Turnamen Sunrise of Java Cup" di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Jawa Timur, 30 Juli 2015. ANTARA/ Budi Candra Setya

    TEMPO.CO, Jakarta - Arema Cronus Indonesia Malang dipastikan tidak akan diperkuat kapten tim Ahmad Bustomi selama perhelatan babak delapan besar Piala Presiden 2015 karena akan akan menunaikan ibadah haji.

    Pelatih Arema, Joko Susilo, Senin, 14 September 2015, mengatakan absennya Bustomi tersebut sudah diantisipasi dengan menyiapkan pemain pengganti.

    "Kalau mau dibilang absennya Bustomi menjadi masalah, ya masalah, karena dia pemain sentral, tapi semua itu sudah kami antisipasi," kata Joko, yang akrab dipanggil Gethuk, di Malang.

    Joko mengemukakan, antisipasi itu sudah ia lakukan sejak jauh hari, termasuk selama pertandingan babak penyisihan Grup B beberapa waktu lalu. Tim pelatih sudah membiasakan tim untuk tidak terlalu bergantung pada suplai bola dari Bustomi, termasuk melakukan rotasi dan pergantian pemain.

    Dari tiga kali pertandingan pada babak penyisihan Grup B Piala Presiden, Gethuk sudah mencoba membiasakan permainan tanpa diperkuat Bustomi selama 90 menit. Bustomi tidak pernah diturunkan penuh dalam satu pertandingan atau 2 x 45 menit.

    Selain untuk menyesuaikan strategi di lapangan, kata dia, dari tiga pertandingan sebelumnya, Bustomi ditarik keluar dan digantikan pemain tengah. Dalam pertandingan perdana saat melawan Persela Lamongan, mantan pemain timnas Indonesia itu sudah langsung digantikan Dendy Santoso pada menit ke-30.

    Ketika Arema meladeni Sriwijaya FC, Bustomi digantikan Morimakan Koita pada menit ke-56. Sedangkan saat Arema melawan PSGC, giliran Hendro Siswanto yang melanjutkan perannya di lapangan.

    "Kami maksimalkan pemain lain yang ada. Kami suntikkan motivasi agar permainan nanti tidak terlalu terganggu tanpa Bustomi. Kami berharap pada laga perempat final nanti, semua pemain mampu melaksanakan perannya secara maksimal dan memberikan yang terbaik bagi Arema," ujarnya.

    Menurut rencana, Bustomi akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci pada 16 September 2015 dan baru kembali ke Malang pada 26 Oktober 2015.

    Arema lolos ke babak perempat final setelah bermain imbang 1-1 ketika meladeni PSGC Ciamis dalam laga terakhir babak penyisihan Grup B. Namun tim berjulukan Singo Edan itu gagal meraih gelar juara grup dan hanya menempati posisi runner-up. Adapun gelar juara grup digenggam Sriwijaya FC.

    Pada babak perempat final, Arema bakal menghadapi Bali United pada Sabtu (19/9) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang (leg pertama), dan bakal dijamu Bali United di Bali (leg kedua).

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.