Benitez Tuding Gerrard Lakukan Kebohongan demi Popularitas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih baru Real Madrid, Rafael Benites menghadiri konferensi pers di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 3 Juni 2015. Menjadi pelatih Real Madrid, Benitez berencana akan memboyong 4 pemain, yakni David de Gea, Paul Pogba, Marco Verratti dan Raheem Sterling. (AP Photo)

    Pelatih baru Real Madrid, Rafael Benites menghadiri konferensi pers di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 3 Juni 2015. Menjadi pelatih Real Madrid, Benitez berencana akan memboyong 4 pemain, yakni David de Gea, Paul Pogba, Marco Verratti dan Raheem Sterling. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Jakarta -Manajer Real Madrid Rafael Benitez menyebut bahwa Steven Gerrard melontarkan kebohongan demi menangguk keuntungan finansial dari penjualan buku baru yang ditulis oleh legenda Liverpool itu.

    Mantan kapten timnas Inggris itu mengklaim bahwa pelatih asal Spanyol itu tidak menyukai dirinya "sebagai sosok pribadi", sebagaimana dikutip dari laman Daily Star.

    "Saya sungguh tidak mengira bahwa Rafa Benites tidak menyukai saya sebagai sosok pribadi. Saya tidak tahu alasannya, meski saya dapat merasakan hal itu," tulis Gerrard dalam buku barunyanya berjudul My Story yang diterbitkan secara serial di Daily Mail.

    Hanya saja manajer Real Madrid itu bereaksi balik dengan sinyalemen dari pemain berusia 35 tahun itu. Rafa menuding bahwa klaim Gerrard itu terlontar lantaran ingin mendongkrak popularitas buku tersebut.

    "Saya telah membaca kutipannya dan saya yakin ia (Gerrard) keliru," kata Benitez kepada televisi Spanyol.

    "Dengan begitu saya tidak menaruh hormat kepada Stevie. Yang terbaik yakni membiarkan hal itu berlalu saja."

    "Ia telah menyalahgunakan penjualan buku karena saya manajer Real Madrid. Kenyataan itu tentu saja menjual."

    Gerrard juga menuding mantan manajernya itu bersikap "bodoh" karena menjual gelandang Xabi Alonso. Benites memilih untuk tidak menanggapi tudingan negatif itu.  

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.