Gagal Penalti, Messi Tetap Dianggap Dewa di Barcelona  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi dari klub FC Barcelona, saat berusaha menendang bola dalam pertandingan La Liga. Tertinggal satu angka Barcelona membalas dengan cepat lewat gol ciptaan Neymar pada menit ke 51. Spanyol, Madrid, 12 September 2015. Getty Images

    Lionel Messi dari klub FC Barcelona, saat berusaha menendang bola dalam pertandingan La Liga. Tertinggal satu angka Barcelona membalas dengan cepat lewat gol ciptaan Neymar pada menit ke 51. Spanyol, Madrid, 12 September 2015. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Lionel Messi gagal mengeksekusi salah satu tendangan penalti dalam laga Liga Spanyol melawan Levante, Senin dinihari, 21 September 2015. Namun ini tidak membuat Manajer Barcelona Luis Enrique berhenti menganggap Messi sebagai “dewa”.

    Pada menit ke-76, Barcelona mendapat hadiah penalti. Messi mengeksekusinya. Tapi bola hasil tendangannya melayang di atas tiang gawang.

    Namun kegagalan mengeksekusi tendangan penalti ini hanya menjadi cacat kecil dalam penampilan Messi malam itu. Dia berhasil menyumbangkan dua gol buat Barcelona, yaitu pada menit ke-61 dan ke-90. Gol pertamanya dicetak melalui titik penalti.

    Malam itu, Messi juga menyumbang satu assist. Barcelona pun menang 4-1. Dua gol lain dicetak Marc Bartra pada menit ke-50 dan Neymar di menit ke-56. Satu gol Levante dicetak Victor pada menit ke-66.

    "Meleset dalam tendangan penalti tidak membuat Messi menjadi manusia," kata Luis Enrique. "Lihat saja, dia kemudian mencetak dua gol dan memberi sebuah assist. Hanya ada sedikit sisi manusia dari Messi."

    Enrique menjelaskan, kendati menang, pihaknya sulit menembus pertahanan Levante. Sebenarnya ini tak hanya terjadi dalam laga melawan Levante. Pada empat pertandingan Liga Spanyol sebelumnya, Barcelona selalu mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0.

    "Memang membutuhkan usaha, tapi saya senang dengan hasil pertandingan ini dan melihat kami adalah pasukan dengan pilihan-pilihan yang bervariasi," ucap Enrique. "Penting untuk bisa mencetak gol secepat mungkin untuk memecah strategi pertahanan mereka. Kelelahan juga salah satu faktor kenapa pertahanan mereka bisa ditembus."

    ESPN | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.