Isu Referendum Catalonia, Barcelona Nyatakan Netral

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demonstran membawa bendera raksasa saat aksi menuntut kemerdekaan di Vilafranca del Penedes, Barcelona, Spanyol, 10 September 2015. Demonstrasi ini digelar berbarengan dengan hari nasional Catalan. David Ramos/Getty Images

    Demonstran membawa bendera raksasa saat aksi menuntut kemerdekaan di Vilafranca del Penedes, Barcelona, Spanyol, 10 September 2015. Demonstrasi ini digelar berbarengan dengan hari nasional Catalan. David Ramos/Getty Images

    TEMPO.CO, Madrid - Barcelona akan tetap netral dalam perdebatan sengit mengenai masa depan Catalonia. Hal itu ditegaskan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu, seperti dikutip AFP.

    Pemilu daerah di Catalonia akan digelar 27 September 2015 dan bisa mengantarkan Catalonia mendeklarasikan kemerdekaan. Itu jika para calon anggota legislatif pro-pemisahan diri Catalonia dari Spanyol memenangi kursi mayoritas pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Catalan yang berisi 135 kursi.

    Kendati dianggap sebagai salah satu lembaga terkenal di Catalonia, Barcelona, ucap Bartomeu, tidak akan berkampanye untuk salah satu calon.

    "Barcelona telah menunjukkan dirinya sebagai pihak luar dalam kampanye elektoral," kata Bartomeu kepada Canal Plus.

    "Kami selalu berbicara soal olahraga. Kami tidak akan berkampanye. Saya paham para politikus harus melakukan itu. Kini Barca akan memperlihatkan bahwa dirinya netral."

    Sebaliknya, bek Barca, Gerard Pique, menyatakan berniat mengikuti referendum dalam masalah itu. Namun legenda klub, Xavi Hernandez, menyatakan klub juara Liga Champions itu tidak boleh digunakan sebagai alat politik.

    "Saya memahami mereka yang menganggap klub tidak boleh mengidentifikasikan dirinya pada satu level politik, karena ini adalah klub universal," ucapnya kepada harian olahraga Marca belum lama ini.

    "Ada banyak penggemar dari Extremadura dan Andalusia, tapi juga dari Kolombia dan Senegal. Bagi saya, Barca tidak boleh dipolitisasi," tuturnya, seperti dikutip AFP.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.