Ricuh Laga Chelsea-Arsenal Berujung Sanksi Dua Pemain Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea, Diego Costa, saat merayakan gol. Laurence Griffiths/Getty Images

    Pemain Chelsea, Diego Costa, saat merayakan gol. Laurence Griffiths/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Chelsea, Diego Costa, dan pemain Arsenal, Gabriel, didakwa Asosiasi Sepak Bola Inggris atau Football Association (FA) pasca-insiden dalam pertandingan derby Liga Primer Inggris di Stamford Bridge pada Sabtu, 19 September 2015.

    Melalui situs resminya, FA menyatakan Costa didakwa dengan tudingan "melakukan aksi kekerasan" setelah tayangan ulang di televisi memperlihatkan ia menangkap bek Arsenal, Laurent Koscielny, dengan tangannya dalam insiden yang luput dari pengamatan wasit.

    Bek Brasil, Gabriel, yang diusir keluar lapangan setelah berseteru dengan Costa tidak lama setelah insiden itu, didakwa "melakukan tindakan tidak pantas" menyusul kartu merah yang diterimanya.

    Costa memiliki waktu sampai pukul 17.00 GMT pada Selasa, 22 September 2015, untuk merespons dakwaan itu. Sedangkan Gabriel memiliki waktu sampai pukul 17.00 GMT pada Kamis mendatang untuk memberikan responsnya.

    Chelsea dan Arsenal juga didakwa FA karena gagal mengendalikan para pemainnya.

    Chelsea memenangi pertandingan itu dengan skor 2-0. Saat itu Arsenal mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain setelah Santi Cazorla juga diusir keluar lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua lantaran melanggar mantan gelandang Arsenal, Cesc Fabregas.

    Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengkritik Costa setelah pertandingan itu. "Ia selalu terlibat dalam provokasi," tutur Wenger, seperti dilansir Reuters.

    ANTARA

    Artikel Menarik:
    Jurus Mabuk Rizal Ramli: Membantu atawa Merepotkan Jokowi
    Mahasiswa-Mahasiswi Ngeganja di Puncak Digrebek, Ada Kondom


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.