Barcelona Lobi FIFA Agar Mainkan Arda Turan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Belanda Daley Blind (kiri) dan Jeffrey Bruma mengapit pemain Turki, Arda Turan dalam pertandingan kualifikasi Piala Eropa di Konya, Turki, 6 September 2015.  VI Images via Getty Images

    Pemain Belanda Daley Blind (kiri) dan Jeffrey Bruma mengapit pemain Turki, Arda Turan dalam pertandingan kualifikasi Piala Eropa di Konya, Turki, 6 September 2015. VI Images via Getty Images

    TEMPO.CO, Barcelona - Barcelona telah meminta keringanan kepada Federasi Internasional Asosiasi Sepak Bola (FIFA) soal skors transfer yang dijatuhkan kepada mereka. Hukuman itu menyebabkan dua pemain baru Barcelona, Arda Turan dan Aleix Vidal, tidak bisa bermain hingga Januari, sekalipun mereka sudah bergabung dengan Barcelona.

    Kondisi ini kian menyulitkan Barcelona lantaran pemain mereka, Rafinha, menderita cedera setelah menjalani pertandingan Liga Champions melawan Roma, pekan lalu. Untuk itu, klub asal Katalunya itu meminta FIFA agar mereka boleh memainkan Turan dan Vidal.

    "Kami telah menghubungi Federasi Sepak Bola Spanyol dan FIFA untuk menanyakan apakah mereka bisa menggantikan posisi Rafinha," kata juru bicara Barcelona sebagaimana dikutip Reuters. "Melihat peraturan, sepertinya mungkin mendaftarkan mereka karena dua jendela transfer kini telah lewat."

    Reuters menyebutkan memang ada peraturan yang menyatakan seorang pemain bisa bergabung dengan sebuah tim di luar masa jendela transfer jika ada kondisi darurat, seperti cedera pemain.

    Barcelona menjalani hukuman larangan transfer selama 2015 karena mereka melanggar peraturan yang melarang penandatanganan kontrak dengan pemain di bawah umur.

    Adapun kepala pelatih Barcelona, Luis Enrique, terus berusaha menjaga motivasi Arda Turan dan Aleix Vidal.

    "Mereka berlatih dengan baik dan dipenuhi motivasi," Enrique. "Ini situasi sulit karena mereka harus menjalani masa skors atas kesalahan yang tidak mereka perbuat. Kami mencoba membuat mereka tetap positif. Januari sebentar lagi."

    REUTERS | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.