Pecahkan Rekor Gol, CR7 Tak Bahagia di Real Madrid?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo merayakan golnya ke gawang Malmo FF di ajang Liga Champions grup A di Malmo, Swedia, 1 Oktober 2015. Real Madrid mengalahkan Malmo FF dengan skor 0-2. REUTERS/Anders Wiklund/TT News Agency

    Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo merayakan golnya ke gawang Malmo FF di ajang Liga Champions grup A di Malmo, Swedia, 1 Oktober 2015. Real Madrid mengalahkan Malmo FF dengan skor 0-2. REUTERS/Anders Wiklund/TT News Agency

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang andalan Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mengirim pesan soal masa depannya seusai memecahkan rekor gol pada pertandingan melawan Malmo FF di Malmo, Swedia, Kamis, 1 Oktober 2015. Dua gol CR7–julukan Ronaldo–mengantar Real Madrid menekuk Malmo sekaligus menobatkannya sebagai penyerang tersubur sepanjang masa di klub yang bermarkas di Stadion Santiago Bernabeu itu.

    “Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi tahun depan,” ucapnya.

    Ronaldo kini menggeser posisi Raul Gonzales sebagai pencetak gol terbanyak di Real Madrid. Pundi-pundi gol pemain asal Portugal itu kini mencapai 323 gol yang dikumpulkan hanya dari 308 pertandingan. Artinya, Ronaldo mencetak 1,04 gol tiap pertandingan. Sementara Raul membutuhkan 741 pertandingan untuk mengumpulkan jumlah gol yang sama dengan koleksi Ronaldo.

    Tak cukup rekor gol di klub. Dua gol Ronaldo juga mengantarnya menjadi top skor sepanjang masa pada ajang UEFA Liga Champions. Ia tercatat mengoleksi 82 gol sepanjang sejarah penampilannya di UEFA Liga Champions. Catatan gol itu masih mungkin bertambah dan berkejar-kejaran dengan koleksi rivalnya dari Barcelona, Lionel Messi, yang mengemas 77 gol.

    Masa depan pemain berusia 30 tahun itu menjadi spekulasi hangat sejak awal musim. Awalnya dipicu kekecewaan Ronaldo pada klub yang mendepak Carlo Ancelotti dan mengikat Rafael Benitez sebagai nakhoda baru klub. Ditambah rumor Paris Saint-Germain dan Manchester United yang tertarik memboyong Ronaldo. “Saya ingin memenangi gelar di klub ini, namun berjuta kali kutegaskan bahwa tak ada yang tahu apa yang terjadi esok,” ucapnya.

    ESPN | RAYMUNDUS RIKANG

    Gawat, Inilah yang Bisa Bikin Sepak Bola Mati Pelan-pelan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.