Keok Lagi di Liga Champions, Arsenal Berusaha Tetap Tenang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alexis Sanchez, peain Arsenal asal Chili, centre, mencetak gol ke gawang Olympiakos pada babak kualifikasi Liga Champions Grup F di Stadion Emirates, London, 30 September 2015. AP/Kirsty Wigglesworth

    Alexis Sanchez, peain Arsenal asal Chili, centre, mencetak gol ke gawang Olympiakos pada babak kualifikasi Liga Champions Grup F di Stadion Emirates, London, 30 September 2015. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain Arsenal Gabriel Paulista mengatakan timnya perlu tetap tenang sekalipun mereka sedang berada dalam masa sulit setelah menelan dua kekalahan babak grup Liga Champions.

    Kekalahan pertama Arsenal dialami saat menjalani pertandingan tandang melawan Dinamo Zagreb, 17 September lalu. Setelah itu, pada Rabu dinihari, 30 September 2015, Arsenal dikalahkan tim Yunani, Olympiacos, 2-3.

    "Pertandingan melawan Olympiacos adalah malam yang rumit," kata Gabriel Paulista. "Kami berada di posisi yang baik di babak pertama, bertahan dengan bagus, dan menikmati permainan. Tapi tiga gol yang terjadi adalah kesalahan kami."

    Menurut Gabriel, satu-satunya pihak yang patut disalahkan atas kekalahan itu adalah mereka sendiri. "Sekarang kami harus istirahat, bekerja lebih keras, lalu kembali pada Ahad dan bermain dengan bagus," ujarnya merujuk pada jadwal pertandingan melawan Manchester United, Ahad malam pekan ini, 4 Oktober 2015.

    Gabriel juga masih tetap percaya timnya bisa lolos babak grup Liga Champions. "Kami punya beberapa pemain yang sangat bagus," ujarnya. "Sekarang kami harus memenangi sisa pertandingan di babak grup ini."

    Dengan kekalahan melawan Olympiacos, Arsenal kini menjadi juru kunci Grup F Liga Champions. Mereka tidak memiliki poin.

    ARSENAL | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.