Pasang Formasi Menyerang, Tottenham Ditahan Imbang Monaco

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Erik Lamela dari Tottenham Hotspur, berusaha mengecoh Ibrahim Sehic, kiper dari FK Qarabag. Dua pemain Hotspur yang berhasil mencetak gol adalah Heung-Min Son pada menit 28', 30', dan E. Lamela di menit 86, sedangkan pemain Qarabag yang berhasil menjebol gawang Hotspur adalah Richard di menit ke 7. London, Inggris, 17 September 2015. Getty Images

    Erik Lamela dari Tottenham Hotspur, berusaha mengecoh Ibrahim Sehic, kiper dari FK Qarabag. Dua pemain Hotspur yang berhasil mencetak gol adalah Heung-Min Son pada menit 28', 30', dan E. Lamela di menit 86, sedangkan pemain Qarabag yang berhasil menjebol gawang Hotspur adalah Richard di menit ke 7. London, Inggris, 17 September 2015. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Monaco menahan imbang Tottenham Hotspur dengan skor 1-1 dalam laga Piala Eropa, Jumat, 2 Oktober 2015. Padahal Tottenham sudah memasang formasi menyerang untuk menorehkan beberapa gol melawan tim asal Anthony Martial tersebut. 

    Tottenham baru memimpin permainan pada menit ke-35. Lamela berhasil mencetak gol dalam pertandingan di Stadion Stade Louis II di Monako. Ia berhasil mengecoh bek sehingga mampu menggiring bola ke kotak penalti. Di sana, ia melakukan tendangan jarak dekat ke arah tengah untuk mencetak gol.

    Gol balasan baru tercipta dari Monaco 10 menit menjelang pertandingan berakhir. Pada menit ke-81, Stephan El Shaarawy berhasil melakukan sundulan maut ke gawang Spurs. Ia memanfaatkan umpah Nabil Dirar dengan cara yang produktif.

    Kepala pelatih Tottenham, Pochettino, mengaku Spurs gagal memetik kemenangan karena sedikit menciptakan peluang. Ketika memiliki peluang, penyerang Spurs juga gagal melakukan eksekusi. Pada menit ke-20, contohnya, Nacer Chadli hampir saja mencetak gol untuk Tottenham. Sayang, bola tendangan kaki kanannya melambung terlalu tinggi.

    Pochettino menambahkan, ia sudah memasang formasi menyerang untuk menambah selisih gol. "Hasil 1-0 sulit dipegang. Kami selalu menyerang dan maju. Lebih baik mencetak dua atau tiga gol ketimbang hanya mempertahankan hasil," ujarnya.

    Di Grup J, Spurs hingga kini belum pernah sekalipun kalah. Setelah ke Monaco, Spurs akan bertandang ke Anderlecht. Pertandingan itu akan berlangsung pada 22 Oktober 2015.

    THE TELEGRAPH | GURUH RIYANTO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.