Liverpool Akhirnya Pecat Manajer Brendan Rodgers

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Liverpool, Brendan Rodgers menampilkan raut wajah kecewa saat menyaksikan pertandingan timnya melawan Everton dalam Liga Primer Barclays di Goodison Park, Inggris, 4 Oktober 2015. Ini merupakan pertandingan terakhir Rodgers di Liverpool. Action Images via Reuters/Lee Smith

    Manajer Liverpool, Brendan Rodgers menampilkan raut wajah kecewa saat menyaksikan pertandingan timnya melawan Everton dalam Liga Primer Barclays di Goodison Park, Inggris, 4 Oktober 2015. Ini merupakan pertandingan terakhir Rodgers di Liverpool. Action Images via Reuters/Lee Smith

    TEMPO.CO - Petinggi klub Liverpool akhirnya memutus kontrak manajer Brendan Rodgers dan berancang-ancang mencari penggantinya. Pemecatan ini diumumkan  di situs resmi Liverpool tak lama setelah tim tersebut ditahan imbang 1-1 saat bertandang ke rival sekota, Everton, Ahad, 4 Oktober 2015.

    Rodgers, pelatih kelahiran Irlandia Utara, bergabung dengan Liverpool FC pada Juni 2012. Ia sempat membuat Liverpool berprestasi mengesankan, yakni tampil pada urutan kedua Liga Primer Inggris, dua musim lalu. Tapi musim lalu, Liverpool gagal masuk zona Liga Champions dan kini pun prestasinya kurang bagus--berada di posisi ke-10 klasemen Liga Primer.

    Pemilik dan petinggi grup Fenway Sports yang mengendalikan klub ini, John W. Henry, Tom Werner, dan Mike Gordon, membuat pernyatan bersama. "Kami berterima kasih kepada Brendan Rodgers atas kontribusi yang signifikan terhadap klub,”  demikian pernyatan mereka. (Lihat video Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Baru)

    Henry dan kawan-kawan menyatakan langkah ini merupakan keputusan sulit. Meskipun begitu, "Kami percaya, hal ini akan membuka kesempatan bagi Liverpool untuk sukses.”

    Sebelumnya, Rodgers masih yakin tidak akan dipecat. “Saya tidak merasakan tekanan. Saya jujur mengatakan ini," ujarnya seusai pertandingan melawan Everton. “Kalau ada tekanan, itu adalah menjual koran dan membuat berita,” katanya menyindir pers Inggris.

    Dalam pertandingan di Goodison Park, Ahad malam itu, The Reds--julukan Liverpool--sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak pemain depan mereka, Danny Ings, melalui sundulan pada menit ke-41.

    Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama karena Everton bangkit dan membalasnya lima menit kemudian. Adalah Romelu Lukaku, pemain depan mereka, yang mencetak gol tersebut.

    "Kami mencoba menyerang pada babak pertama dan berhasil mencetak gol. Namun terjadi kesalahan di lini belakang yang membuat kami kebobolan," kata Rodgers.

    Liverpool FC | BBC I DWI AGUSTIAR

    Baca juga:              
    TNI  & G30 September 1965: Inilah 5 indikasi Keterlibatan Amerika!
    Omar Dani: CIA Terlibat G30S 1965 dan Soeharto yang Dipakai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.