Real Madrid Ditahan Atletico, Taktik Benitez Dicela  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cristiano Ronaldo bersiap menendang bola dalam pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Atletico Madrid di Stadion Vicente Calderon, yang merupakan kandang Atletico Madrid, 4 Oktober 2015. AP/Francisco Seco

    Cristiano Ronaldo bersiap menendang bola dalam pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Atletico Madrid di Stadion Vicente Calderon, yang merupakan kandang Atletico Madrid, 4 Oktober 2015. AP/Francisco Seco

    TEMPO.CO, Madrid - Real Madrid gagal merebut puncak klasemen La Liga Spanyol. Tim asuhan Rafael Benitez itu kini menempati posisi kedua klasemen dengan nilai 15 dari tujuh laga atau sama dengan Barcelona dan Celta Vigo, yang ada di bawahnya, serta tertinggal satu angka dari Villarreal, yang berada di puncak.

    Kegagalan Madrid tak lepas dari hasil seri 1-1 yang diraih melawan Atletico Madrid dalam pertandingan Senin dinihari waktu Indonesia. Sempat unggul berkat gol Karim Benzema, Madrid harus puas mendapatkan nilai satu setelah kebobolan oleh gol Luciano Vietto. Atletico, yang bermain di kandang sendiri, bahkan bisa unggul seandainya Antoine Griezmann tak gagal dalam melakukan eksekusi penalti.

    Benitez disorot seusai laga ini, terutama karena dianggap menerapkan taktik yang cenderung bertahan. Ia, misalnya, lebih memilih menempatkan gelandang bertahan Casemiro ketimbang gelandang serang Mateo Kovacic. Sky Sport menyebut taktik Benitez itu konservatif.

    Ketika sudah unggul berkat gol Benzema, Benitez juga menarik pemain ini dan menggantikannya dengan Kovacic. Ini lagi-lagi taktik yang lebih condong bertahan karena memilih mengurangi pemain depan dan menumpuk pemain di lini tengah.

    Benzema pun tampak tak suka dan jengkel atas pergantian itu. "Ia menarik saya untuk hasil itu," ujarnya. "Agar lebih banyak bertahan." (Baca: Diganti, Benzema Muak Dengan Benitez)

    Benitez sendiri menolak kritik itu. Hasil seri tersebut, menurut dia, semata karena kejelian Atletico membaca permainan timnya. "Tidak, Anda harus memberi pujian kepada Atletico, mereka bermain sangat intens dan kami tak mampu memanfaatkan keunggulan dari serangan balik," tuturnya. "Kami mendominasi babak pertama dan mampu mengontrol pertandingan. Atletico bermain dengan intensitas lebih di babak kedua dan memiliki delapan serangan balik. Kami sendiri tak terlalu akurat dengan umpan akhir."

    Mantan pelatih Chelsea dan Liverpool ini mengakui hasil seri itu menjadi kerugian bagi timnya. "Kami kehilangan dua poin hari ini. Kami unggul, tapi lantas membuat dua kesalahan, yang berujung penalti dan gol. Kami juga kurang akurat dalam serangan balik," kata Benitez.

    SKY | FOOTBALL ESPANA | NURDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.