Theo Walcott Ingin Geser Wayne Rooney di Timnas Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal, Theo Walcott mencetak gol ke gawang Olympiakos dalam pertandingan babak kualifikasi Liga Champions grup F di Stadion Emirates, London, 30 September 2015. AP/Kirsty Wigglesworth

    Pemain Arsenal, Theo Walcott mencetak gol ke gawang Olympiakos dalam pertandingan babak kualifikasi Liga Champions grup F di Stadion Emirates, London, 30 September 2015. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Arsenal, Theo Walcott, sudah 41 kali membela tim nasional Inggris. Namun sampai saat ini keinginannya menjadi pemain depan tim berlambang tiga singa itu belum terpenuhi.

    "Saat ini saya hanya ingin bermain di lini depan. Bukan di sebelah kanan atau kiri, tapi benar-benar di depan sebagai striker," kata Walcott seperti dikutip dari The Guardian, kemarin.

    Walcott selama ini memang lebih banyak diplot sebagai pemain sayap kanan dalam tim nasional Inggris. Ia kalah bersaing dengan Wayne Rooney dan Danny Welbeck.

    Namun keinginannya menjadi striker tim nasional Inggris sepertinya akan terwujud saat Inggris menjamu Estonia dalam laga kualifikasi Grup E Piala Eropa di Wembley Stadium, dinihari nanti. Sebab, striker tim nasional Inggris saat ini, yakni Wayne Rooney, sedang mengalami cedera pergelangan kaki. Ia tak muncul dalam tiga kali latihan di St George's Park, London, pada Rabu dan Kamis kemarin.

    "Wayne Rooney mengalami cedera saat melawan Arsenal pada akhir pekan lalu. Kemungkinan ia akan absen dalam dua laga tim nasional Inggris," demikian laporan The Guardian.

    Peluang Walcott mengisi posisi yang ditinggalkan Rooney cukup besar karena performanya sedang moncer di Arsenal. Ia tampil sebagai striker dalam lima laga terakhir Arsenal serta mencetak dua gol dan tiga assist.

    THE GUARDIAN | MIRROR | DWI AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.