FA Denda Chelsea dan Arsenal Akibat Keributan 19 September  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Arsenal Petr Cech, berhasil menangkap tendangan penyerang Chelsea Diego Costa pada pertandingan Liga Inggris di stadion Stamford Bridge, London, 19 September 2015. Reuters / Dylan Martinez

    Kiper Arsenal Petr Cech, berhasil menangkap tendangan penyerang Chelsea Diego Costa pada pertandingan Liga Inggris di stadion Stamford Bridge, London, 19 September 2015. Reuters / Dylan Martinez

    TEMPO.COJakarta - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menjatuhkan denda bagi Arsenal dan Chelsea. FA menilai dua klub Liga Primer itu gagal menjaga kelakuan para pemain masing-masing. Hal ini berujung terjadinya keributan dalan laga Sabtu, 19 September 2015. 

    FA menjatuhkan denda sebesar 40 ribu pound sterling atau sekitar Rp 839 juta kepada Chelsea. Sedangkan Arsenal didenda 30 ribu pound sterling atau sekitar Rp 628 juta. Mereka juga mendapat peringatan akan dijatuhi hukuman lebih berat jika keributan serupa terulang.

    Insiden terjadi ketika Arsenal melawan Chelsea di Stadion Stamford Bridge. Ketegangan bermula ketika pemain Chelsea, Diego Costa, menyerang pemain Arsenal,Laurent Koscielny. Kejadian itu membuat para pemain dari kedua pihak beradu mulut.

    Keributan berujung keluarnya kartu merah bagi bek Arsenal, Gabriel Paulista, yang terlibat insiden dengan Costa. Namun penyelidikan FA membatalkan kartu merah itu. Gabriel akhirnya hanya mendapat larangan bermain satu kali.

    FA malah memperberat hukuman terhadap Diego Costa. Ia semula hanya mendapat ganjaran kartu kuning. Seusai penyelidikan, FA menjatuhkan vonis larangan bertanding tiga kali bagi Costa. Costa dianggap bersalah dalam keributan yang melibatkan Laurent Koscielny.

    SKYSPORTS | GURUH RIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.