Kualifikasi Piala Dunia, Brasil dan Argentina Tumbang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Argentina Emmanuel Mas dan Javier Pastore, berusaha menghadang pemain Ekuador Antonio Valencia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 di Buenos Aires, Argentina, 9 Oktober 2015. AP/Santiago Filipuzzi

    Pemain Argentina Emmanuel Mas dan Javier Pastore, berusaha menghadang pemain Ekuador Antonio Valencia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 di Buenos Aires, Argentina, 9 Oktober 2015. AP/Santiago Filipuzzi

    TEMPO.CO, Jakarta - Argentina secara mengejutkan kalah di kandang sendiri oleh Ekuador, sementara Brasil menyerah kepada Cile pada pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan, Kamis waktu setempat atau Jumat, 9 Oktober 2015, WIB. Keduanya sama-sama kalah dengan skor 0-2.

    Argentina, yang tidak diperkuat Lionel Messi karena cedera, dalam pertandingan di Estadio Monumental Buenos Aires itu mengalami kesulitan menghadapi permainan disiplin Ekuador.

    Malam kelam bagi Argentina mulai terlihat pada awal pertandingan, ketika striker Manchester City, Sergio Aguero, harus keluar lapangan karena cedera.

    Pertandingan sepertinya akan berakhir imbang 0-0. Namun, pada sepuluh menit terakhir babak kedua, Ekuador berhasil memecah kebuntuan itu dengan gol hasil sundulan Frickson Erazo.

    Tidak berapa lama kemudian, Ekuador menambah keunggulan menjadi 2-0 ketika Antonio Valencia menerobos dari sayap kanan dan memberi umpan kepada Felipe Caicedo, yang menuntaskannya dengan menaklukkan kiper Manchester United, Sergio Romero.

    Kekalahan 0-2 ini menjadi tekanan bagi pelatih Argentina, Gerardo Martino, yang posisinya sudah sempat terancam sejak timnya gagal menjuarai Copa America awal tahun ini.

    Sementara itu, Brasil, yang juga tanpa pemain andalannya, Neymar, lantaran masih dalam masa skorsing, tidak bisa menahan gempuran tuan rumah Cile di Santiago.

    Eduardo Vargas, pencetak gol terbanyak tim Cile pada Copa America, membuat timnya unggul 1-0 pada menit ke-72.

    Pada akhir babak kedua, bintang Arsenal, Alexis Sanchez, mencetak gol kedua melalui tendangan jarak dekat setelah masuk menembus barisan pertahanan Brasil.

    Pelatih Cile, Jorge Sampaoli, memuji timnya yang berhasil mencatat kemenangan pertama atas Brasil sejak 2000.

    "Saya sangat senang, karena kami belum pernah mengalahkan Brasil. Dan kami dapat mengalahkan sebuah tim yang sering kali menjadi momok bagi kami pada masa lalu," tutur Sampaoli.

    Bila nasib buruk melanda Argentina dan Brasil, hal sebaliknya justru dicatat Uruguay, meski tanpa diperkuat pemain bintang Luis Suarez dan Edinson Cavani.

    Dalam pertandingan yang biasanya menyulitkan tim tamu di dataran tinggi La Paz, Uruguay justru dapat mencatatkan sejarah. Tim tersebut untuk pertama kalinya mencatat kemenangan tandang atas tuan rumah Bolivia.

    Martin Caceres dan Diego Godin masing-masing mencetak gol untuk memastikan kemenangan 2-0 bagi Uruguay, yang sebelumnya tidak pernah menang di La Paz dalam lima pertandingan terakhir.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.