Hadapi 9 Pemain Serbia, Portugal Melenggang ke Piala Eropa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi Pemain Portugal, Joao Moutinho (kanan), bersama Nani (17) dan Ricardo Quaresma, atas gol kemenangannya ke gawang Serbia dalam laga kualifikasi grup 1 Piala Eropa (Euro) 2016 di Belgrade, Serbia, 11 Oktober 2015. Menang tipis 2-1, Portugal lolos ke putaran final.    REUTERS/Marko Djurica

    Selebrasi Pemain Portugal, Joao Moutinho (kanan), bersama Nani (17) dan Ricardo Quaresma, atas gol kemenangannya ke gawang Serbia dalam laga kualifikasi grup 1 Piala Eropa (Euro) 2016 di Belgrade, Serbia, 11 Oktober 2015. Menang tipis 2-1, Portugal lolos ke putaran final. REUTERS/Marko Djurica

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Nasional Portugal sukses menang tipis 2-1 atas Serbia dalam lanjutan kualifikasi grup I Euro 2016 di Partizan Stadium, Minggu malam WIB.

    Portugal membuka keunggulan saat laga baru berusia enam menit. Gol diciptakan oleh Nani lewat kaki kirinya dari dalam kotak penalti. Bola yang meluncur deras ke pojok kiri gawang tak mampu dihalau kiper.

    Serbia baru dapat menyamakan kedudukan pada babak kedua, tepatnya menit ke-65 melalui sepakan Zoran Tosic. Berawal dari umpan silang Aleksandar Kolarov di dalam kotak penalti, Tosic yang tak terkawal sukses melesakkan bola ke tengah gawang. Kiper pun tak berdaya menghalaunya.

    Tim tamu kembali unggul pada menit ke-78 berkat sepakan jarak jauh Jaoa Moutinho usai memaksimalkan umpan terukur Eliseu.

    Tak berselang lama, Serbia harus bermain dengan sembilan pemain setelah Aleksandar Kolarov menerima kartu kuning kedua dan Nemanja Matic yang dikartumerah akibat melakukan pelanggaran keras.

    Hingga laga usai, skor 2-1 tetap bertahan. Kemenangan ini memantapkan Portugal di pucuk klasemen sementara grup I dengan torehan 21 poin dari delapan pertandingan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.